Kehadiran 71 Advokat Baru Bawa Perkembangan Positif Dunia Hukum Kalimantan Selatan

Kehadiran 71 Advokat Baru Bawa Perkembangan Positif Dunia Hukum Kalimantan Selatan
Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah 71 Advokat Baru Peradi Kalsel.(Foto Peserta)

Junaidi, Agung Yunianto

Dr H Fauzan Ramon SH MH, Advokat Senior.(Foto pribadi)

Spektroom - Dr H Fauzan Ramon SH MH, selaku Advokat Senior yang juga Dosen STIH Sultan Adam Banjarmasin, menilai kehadiran puluhan Advokat baru, yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin di Banjarbaru, sebagai perkembangan positif bagi Dunia Hukum di Kalimantan Selatan.

Namun, ia mengingatkan, bertambahnya jumlah Advokat setiap tahun menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga eksistensi.

“Jumlah advokat di Kalimantan Selatan terus bertambah. Ini menjadi tantangan, baik bagi organisasi maupun bagi individu yang bersangkutan agar tetap bisa eksis dan bersaing secara profesional,” ujar Fauzan, usai pelantikan dan pengambilan sumpah 71 Advokat baru Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kalsel, Selasa (20/1/2026).

Fauzan menekankan pentingnya bagi Para Advokat Muda untuk terus menimba pengalaman dengan magang di kantor-kantor hukum senior. Menurutnya, pengalaman lapangan sangat krusial untuk membangun relasi dan mengasah kemampuan beracara.

“Saya sudah malang melintang di Dunia Advokat lebih dari 32 tahun. Berdasarkan pengalaman itu, Saya berharap Mereka bisa menjadi Pengacara sukses dengan cara membangun relasi dan memperkuat jam terbang melalui magang,” tambahnya.

Sebagai Advokat yang aktif menjadi Konsultan Hukum di berbagai Perusahaan besar, Fauzan kini mulai melakukan regenerasi. Salah satunya dengan mengkader Putra keduanya, Arya Setiawan, S.H., M.Kn., yang turut dilantik dalam prosesi pengambilan sumpah tersebut.

Arya saat ini tengah menempuh program Doktoral (S3) Ilmu Hukum di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin.

“Saya sudah menyiapkan regenerasi. Putra saya, Arya Setiawan, juga ikut disumpah sebagai Advokat Peradi hari ini. Dengan latar belakang studi S3 di ULM dan pengalaman kerja di salah satu Perusahaan di Binuang, itu akan menjadi bekal penting baginya untuk berkarier di Dunia Hukum,” tutup Fauzan.*****

Berita terkait

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Rembang mendukung akselerasi Gerakan Tanam Padi Bersama se-Jawa Tengah melalui penerapan metode Pertanian Modern Advanced AgricuSSltural System (PM-AAS). Metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan populasi tanaman sekaligus mendorong produktivitas padi. Penerapan PM-AAS dilakukan di lahan pertanian Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, Selasa (15/9/2026). Wakil Bupati Rembang H.

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Pontianak - Spektroom : Pemerintah pusat memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan dan penanggulangan karhutla di

Apolonius Welly, Buang Supeno
UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

UMJ Luncurkan I-CHIP, Dorong Kebijakan Kesehatan Berbasis Riset

Jakarta — Spektroom : Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) meluncurkan Institute for Community Health and Innovation Policy (I-CHIP) melalui Seminar Nasional bertema “Kedaulatan Kesehatan: Akselerasi Transdisiplin Menuju Kebijakan yang Berbasis dan Berkeadilan” di Gedung Cendekia UMJ, Selasa (15/9/2026). Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah

Irvan Idris Saleh, Buang Supeno
ссс