Kejaksaan Agung Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Agam, Kajati Sumbar: “Kami Hadir untuk Membersamai Saudara-Saudara Kita”

Kejaksaan Agung Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Agam, Kajati Sumbar: “Kami Hadir untuk Membersamai Saudara-Saudara Kita”
Bantuan dari Kejaksaan Agung untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam. (Foto: Kominfo Agam)

Spektroom - Kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Agam kembali datang dari berbagai pihak. Kejaksaan Agung RI melalui Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat menyerahkan bantuan bagi warga terdampak bencana di wilayah Maninjau dan sekitarnya.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Muhibuddin, S.H., M.H, kepada perwakilan Masyarakat, di Kantor Kejaksaan Negeri Agam, Cabang Maninjau pada Jumat (5/12/2025).

Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, hadir dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kejaksaan Agung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Jaksa Agung, seluruh jajaran, dan kepada Pak Kajati yang hadir langsung. Ini menjadi bukti kuatnya kepedulian bagi masyarakat kami,” ujar Bupati.

Kajati Sumatera Barat, Muhibuddin, mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan wujud kebersamaan Kejaksaan dengan masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

“Kami hadir di sini untuk membersamai saudara-saudara kita, termasuk teman-teman dan anak-anak kami yang berada di Cabang Kejaksaan Negeri Agam di Maninjau, yang jumlahnya dua puluh sembilan orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang dibawa merupakan titipan langsung dari Jaksa Agung RI, sebagai bentuk perhatian kepada warga terdampak bencana.

“Pak Jaksa Agung menitipkan amanah untuk membantu masyarakat. Beliau mengirimkan sejumlah kebutuhan pokok yang diperlukan warga. Mudah-mudahan ini bermanfaat, membantu masyarakat menyambung kesabaran. Insya Allah badai ini cepat berlalu dan kita bisa bangkit lebih baik lagi,” tambahnya.
Selain menyerahkan bantuan, Kajati menegaskan pentingnya penanganan jangka panjang melalui mitigasi dan relokasi bagi kawasan yang tidak lagi aman.

“Titik-titik rawan yang sudah kita ketahui perlu segera dilakukan mitigasi. Tempat-tempat yang tidak memungkinkan lagi untuk hunian, sebaiknya dicarikan lahan untuk relokasi,” tegasnya. (RRE/Rel)

Berita terkait

Seleksi Pimpinan BAZNAS Sawahlunto Masuk Tahap Wawancara, 10 Calon Diverifikasi BAZNAS RI

Seleksi Pimpinan BAZNAS Sawahlunto Masuk Tahap Wawancara, 10 Calon Diverifikasi BAZNAS RI

Sawahlunto-Spektroom : Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sawahlunto periode 2026–2031 memasuki tahap verifikasi faktual berupa wawancara. Sebanyak 10 calon mengikuti proses yang dilaksanakan BAZNAS Republik Indonesia di Kantor Pemerintah Kota Sawahlunto, Jumat (14/8/2026). Tahapan ini merupakan tindak lanjut surat Wali Kota Sawahlunto kepada BAZNAS

Riswan Idris, Julianto
Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 13 - 16 Agustus 2026. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Marini Zahrina Ismah Albaar dalam releasenya Kamis (13/8/2026)

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
ссс