Trending

Kejurda Catur se-DIY 2026 Digelar di Sleman, 204 Peserta Buru Tiket Jadi Atlet Nasional

Kejurda Catur se-DIY 2026 Digelar di Sleman, 204 Peserta Buru Tiket Jadi Atlet Nasional
Ratusan peserta mengikuti lomba catur se Daerah Istimewa Yogyakarta di Aula Bappeda Kabupaten Sleman,Sabtu (22/8/2026).Foto: Fatmawati

Sleman-Spektroom : Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026 resmi digelar di Aula Bappeda Kabupaten Sleman, Sabtu (22/8/2026).

Sebanyak 204 pecatur dari seluruh kabupaten dan kota di DIY ambil bagian dalam ajang yang mengusung tema “Jogja Tangguh, Prestasi Tumbuh”.

Kejurda berlangsung pada 22-25 Agustus 2026. Para peserta bersaing dalam berbagai kategori, mulai dari kategori A hingga Y, serta nomor senior putra, senior putri, dan veteran.

Pembukaan kejuaraan dilakukan Ketua KONI Kabupaten Sleman, Haris, yang mewakili Bupati Sleman. Sebagai tanda dimulainya pertandingan, Haris melakukan langkah pertama di atas papan catur.

“Dengan langkah pertama ini, Kejurda Catur se-DIY resmi dimulai. Kami berharap ajang ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujar Haris.

Menurut Haris, Kejurda Catur DIY tidak sekadar menjadi ajang untuk mengukur kemampuan para pecatur setelah menjalani pembinaan di daerah masing-masing.

Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari proses pencarian bibit-bibit unggul untuk pembinaan olahraga catur di tingkat selanjutnya.

“Tujuan utama kejuaraan ini adalah mencari bibit-bibit unggul. Kami ingin dari kejuaraan daerah ini lahir atlet catur yang nantinya mampu menjadi atlet nasional dan mengharumkan nama DIY,” katanya.

Persaingan dibagi dalam sejumlah kategori berdasarkan kelompok usia dan jenjang kemampuan. Kehadiran kategori senior dan veteran membuat kejuaraan tidak hanya menjadi arena pembinaan atlet muda, tetapi juga mempertemukan pecatur berpengalaman dari berbagai daerah di DIY.

Para juara akan mendapatkan piala dari Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DIY. Selain itu, peserta dan peraih prestasi juga memperoleh sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan pencapaian mereka.

Melalui Kejurda Catur se-DIY 2026, Percasi DIY berharap pembinaan olahraga catur semakin kuat. Dari papan catur di Aula Bappeda Sleman, para pecatur tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga berusaha membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi hingga tingkat nasional.

Berita terkait

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Jember-Spektroom : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung optimalisasi pelayanan dasar bagi masyarakat. Bapenda Kabupaten Jember bersama Puskesmas Jenggawah menggelar rapat evaluasi berkala, bertempat di kantor Puskesmas Jenggawah, kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (30/10/2026). Rapat evaluasi digelar terkait pelaksanaan

Budi Sucahyono, Julianto
Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Banyumas-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung program percontohan (piloting) pengumpulan minyak jelantah melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini diharapkan mampu mengubah limbah rumah tangga dan usaha kuliner menjadi sumber ekonomi baru sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan. Program kerja sama Kementerian Koperasi dengan PT Pertamina (Persero) tersebut

Bian Pamungkas
Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Jember-Spektroom : Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Jember (UNEJ) mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Terbaik 2 Best Information Literacy Program Award dalam ajang FKP2TN Award 2026. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Nasional Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN)

Julianto