Kejurnas Angkat Besi Senior Nasional Usai Jawabarat Gagal Suguhkan Lifter Terbaiknya
Bandung-Spektroom: Kejurnas angkat besi senior yang berlangsung di Gelanggang olahraga Saparua, Kota Bandung Jawa Barat/( 15-21/4)/baru saja usai tetapi Lifter Vanjava ( Bandung Jaea Barat) gagal menampilkan altet lifter terbaiknya.
Kejurnas angkat besi senior 2026 berjalan dengan baik, tetapi Sekjen Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia ( PABSI ), Doko Pramono berpendapat terutama untuk para pengurus PABSI Provinsi terkait kualias lifter yang dikirim kejurnas kali ini gagal menyuguhkan atlet muda.
" Kualitas atlet PABSI yang dikirim ke ajang kejuaraan Angkat Besi Nasional di Bandung dinilai kurang berkualitas" kata Djoko.di Bandung Jumat malam (24/4/2026)
Menurutnya pada Kejurnas kali ini gagal menampilkan atlit - atlit muda berbakat yang masih darah segar untuk kebutuhan Pelatnas." Saya harap Pengurus PABSI lebih mempersiapkan, apalagi menjelang event Asian Games yang tinggal beberapa bulan lagi" ucapnya.
Selanjutnya Djoko mengatakan, Kejurnas angkat besi 2026, harus lebih menentukan kualitas para atlet nasional maupun atlet provinsi yg harus sudah lebih maju.
Djoko ingin PABSI mempunyai nama-nama besar tetapi harus didukung fasilitas latihan yang memadai, anggaran yang besar yang masih menjadi tanggung jawab propinsi. "Karena jika anggaran dan fasilitas tidak memadai sulit untuk menghasilkan bibit bibit unggul" ujarnya.

"Selain itu pelatih lifternya harus mempunyai program pembinaan atlet dan pelatihan yang baik sehingga dapat meraih prestasi gemilang, bisa kita lihat dari peringkat perolehan medali Kejurnas angkat besi senior 2026" tuturnya.
Peringkat sepuluh besar nasional yang diperoleh kejuaraan Angkat Besi di Bandung, sebagai berikut: Emas,Perak,Perunggu :
Lampung, 6, 3, 0
2. Jambi, 6,1, 5
3. Jabar, 5, 10, 7
4. Jatim, 4, 3, 3
5. Aceh, 4, 1, 3
6. Jateng, 3, 3, 3
7. NTB, 3, 2, 2
8. Kalbar, 3, 0, 0
9. DKI Jakarta, 2, 3, 2
10. Kalsel, 1, 2, 0.
Kejuaraan Angkat Besi Nasional di Bandung diikuti 257 Liftet dan Official, dari 25 pengurus Provinsi Pengprov PABSI seluruh Indonesia.(Penulis : Oktovianus -Bandung)