Literasi Digital Diperkuat, Pelajar Teladan Penggunaan Teknologi

Literasi Digital Diperkuat, Pelajar Teladan Penggunaan Teknologi
Menkomdigi Meutya Hafid dalam Forum Diskusi di Koperasi Pondok Pesantren Al Ittifaq di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto: InfoPublik)

Bandung-Spektroom : Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara selektif, khususnya dalam mendukung kegiatan produktif di lingkungan pesantren dan sektor pertanian.

Hal tersebut disampaikan Menkomdigi dalam Forum Diskusi "Digitalisasi Koperasi untuk Kesejahteraan Petani dan Perkuatan Ketahanan Pangan Nasional" di Koperasi Pondok Pesantren Al Ittifaq di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Meutya, tidak semua teknologi harus diadopsi secara menyeluruh. Pemanfaatan teknologi perlu mempertimbangkan manfaat serta potensi dampak yang ditimbulkan.

“Teknologi kita ambil manfaatnya, sementara dampak negatifnya harus dihindari. Tidak semua harus diikuti, melainkan dipilih sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan teknologi di lingkungan pesantren, khususnya untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan, perlu dilakukan secara terukur dan tepat guna.

Dalam kesempatan tersebut, Meutya juga menyoroti pentingnya perlindungan anak di ruang digital. Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

“Saat ini pemerintah melarang anak di bawah usia 16 tahun untuk mengakses media sosial,” kata Meutya.

Ia mengajak para pelajar, khususnya siswa sekolah menengah kejuruan, untuk turut berperan sebagai agen literasi digital dengan memberikan edukasi kepada lingkungan sekitarnya.

“Diharapkan para pelajar dapat menjadi duta yang mengingatkan adik-adiknya untuk menjauhi media sosial sebelum usia 16 tahun, serta membatasi penggunaan gim,” ujarnya.

Menurut Meutya, langkah tersebut penting untuk meminimalkan dampak negatif teknologi, sekaligus memastikan generasi muda dapat memanfaatkan teknologi secara sehat dan produktif.

Berita terkait

Perkuat Ekonomi Rakyat, Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

Perkuat Ekonomi Rakyat, Pemerintah Genjot Digitalisasi Koperasi Desa

Bandung-Spektroom : Pemerintah mempercepat digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa. Ada tiga fokus utama yang didorong yakni, meningkatkan efisiensi usaha, mengintegrasikan rantai pasok, dan memperluas akses pasar bagi koperasi serta pelaku usaha lokal. Penegasan ini disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, saat meninjau Koperasi

Diah Utami, Rafles