Kejurnas Kickboxing 2025 Jakarta: Sumbar Raih 13 Medali

Kejurnas Kickboxing 2025 Jakarta: Sumbar Raih 13 Medali
Kontingen Sumbar raih 13 medali pada Kejurnas Kickboxing 2025 di Jakarta. (Foto: Dok. KBI Sumbar)

Spektroom - Kontingen Sumatera Barat mencatat hasil positif pada Kejurnas Kickboxing Indonesia (KBI) 2025 dengan meraih 13 medali dengan rincian tiga medali emas, tiga perak, dan tujuh perunggu, Senin (1/12/2025).

Sumbar menurunkan 18 atlet pada berbagai nomor seperti Kick Light, Light Contact, Point Fighting, Low Kick, Full Contact, hingga K1.

Tiga emas disumbangkan oleh Barnes (Light Contact -50 kg putra), Trisno Teguh (Light Contact -57 kg putra), dan Celsi (Point Fighting -50 kg putri).

Kejuaraan yang berlangsung 28 November–3 Desember di GOR Padepokan Silat TMII, Jakarta, itu diikuti para atlet dari seluruh provinsi dan mempertandingkan nomor Tatami Junior, Point Fighting Senior dan Junior, serta Ring Sport Senior.

Pelatih kepala Kickboxing Sumatera Barat, Firman Syafi’i, menyebut capaian ini sebagai buah dari latihan jangka panjang.

“Anak-anak tampil konsisten sejak awal. Mereka menjaga ritme latihan dan fokus di setiap pertandingan. Hasil ini adalah bukti bahwa program pembinaan berjalan ke arah yang benar,” ujarnya.

Kejurnas tahun ini juga menghadirkan sejumlah pembaruan dari PP KBI, termasuk kebijakan yang memungkinkan tiap provinsi menurunkan dua atlet pada satu kelas yang sama, serta kembalinya Kejuaraan Terbuka Junior dengan empat kategori Forms.

Format baru ini dinilai membuka ruang regenerasi yang lebih kuat untuk kickboxing nasional.

Asisten pelatih Sumbar, Zelly Heriyanto, menilai kompetisi tahun ini jauh lebih ketat.

“Banyak kelas yang diikuti atlet-atlet muda potensial dari berbagai provinsi. Dengan aturan baru, jumlah peserta meningkat, tingkat persaingannya pun makin tinggi,” kata Zelly.

Sumbar masih berpeluang menambah medali melalui atlet Milio Oner yang melaju ke final kelas Point Fighting -74 kg putra dan akan menghadapi wakil Jawa Timur, Selasa (2/12/2025).

“Saya siap tampil maksimal. Mohon doa masyarakat Sumatera Barat, saya ingin membawa pulang emas tambahan untuk daerah kita,” ujar Milio.

Berikut daftar peraih medali Sumatera Barat:

Emas:

Barnes – Light Contact -50 kg putra
Trisno Teguh – Light Contact -57 kg putra
Celsi – Point Fighting -50 kg putri

Perak:

Tricea Ade Putri – Kick Light -50 kg putri
Faizah Ummul Makwa – Point Fighting -60 kg putri
Barnes – Kick Light -50 kg putra

Perunggu:

Cinta Damar – Point Fighting -55 kg putri
Revalina – Point Fighting -55 kg putri
Farhan Orsil – Kick Light -50 kg putra
William Rasfanjadi – Low Kick -51 kg putra
M. Syaputra – Low Kick -75 kg putra
Rahel Aljes – K1 -51 kg putra
M. Rizky Arif Hakim – Full Contact -57 kg putra. (RRE/jiga)

Berita terkait

Pemprov NTB bersama DPRD Sepakat APBD Harus Realistis dan Berdampak

Pemprov NTB bersama DPRD Sepakat APBD Harus Realistis dan Berdampak

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama DPRD Provinsi NTB menyepakati KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dengan menempatkan pengelolaan fiskal yang realistis, sehat, dan berorientasi pada hasil sebagai pijakan pembangunan daerah. Kesepakatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mengarahkan anggaran pada agenda transformasi ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kesepakatan

Marsam Putrangga, Julianto
Promovendus: Keberhasilan Pelayanan Publik sangat Ditentukan oleh Kualitas Kinerja Aparat

Promovendus: Keberhasilan Pelayanan Publik sangat Ditentukan oleh Kualitas Kinerja Aparat

Makassar-Spektroom : Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi utama pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus newujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif,transparan dan akuntabel. Bukan itu saja, keberhasilan pelayanan publik sangat ditentukan oleh kualitas kinerja aparatur, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya partisipasi publik aksesibilitas layanan, inovasi dan komitmen kerja pegawai.

Yahya Patta, Julianto
Nawal Yasin Dorong Kader PKK Daerah Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Daerah

Nawal Yasin Dorong Kader PKK Daerah Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Daerah

Semarang-Spektroom: Potensi yang dimiliki setiap daerah harus dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga. Upaya itu diperkuat melalui program Kelompok Usaha Berbasis Keluarga (Kapulaga), yang merupakan pengembangan dari Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
ссс