Kejurprov Panjat Tebing Sumbar Sirkuit I Digelar di Sawahlunto, Diikuti Atlet dari 15 Daerah

Kejurprov Panjat Tebing Sumbar Sirkuit I Digelar di Sawahlunto, Diikuti Atlet dari 15 Daerah
Kejurprov Panjat Tebing Sumbar Sirkuit I Digelar di Sawahlunto, Diikuti Atlet dari 15 Daerah (Foto design: Riswan/Spektroom)

Sawahlunto-Spektroom : Kota Sawahlunto menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sirkuit I Panjat Tebing Sumatera Barat 2026 yang diikuti atlet dari 15 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumatera Barat Zuhrizul, Sabtu (12/9/2026).

Penyelenggaraan Kejurprov Sirkuit I menjadi momentum bagi atlet panjat tebing, khususnya atlet Sawahlunto, untuk mengukur kemampuan melalui persaingan dengan atlet dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Kompetisi ini juga menjadi bagian penting dalam proses evaluasi pembinaan dan pemetaan kemampuan atlet untuk menghadapi kejuaraan pada level berikutnya.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyampaikan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang mengikuti Kejurprov. Ia berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan prestasi sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang bermanfaat bagi perkembangan atlet.

Selain aspek olahraga, Riyanda menilai kegiatan berskala provinsi tersebut turut memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.

Kehadiran puluhan atlet beserta pendamping dari berbagai kabupaten dan kota yang berada dan menginap di Sawahlunto membuka peluang bagi pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner, serta usaha jasa akomodasi untuk memperoleh manfaat ekonomi selama kejuaraan berlangsung.

Riyanda juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan berada di Kota Sawahlunto untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata yang tersedia.

Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga dapat menjadi sarana promosi potensi daerah, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Penyelenggaraan kegiatan olahraga dapat sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi wisata dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Riyanda menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto dalam memberikan perhatian dan dukungan terhadap peningkatan prestasi olahraga, termasuk pembinaan atlet panjat tebing yang berada di bawah naungan FPTI Sawahlunto.

Untuk itu, ia mempersilakan pengurus FPTI Sawahlunto menyampaikan perkembangan maupun kebutuhan pembinaan yang diperlukan agar dukungan pemerintah dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan atlet dan organisasi.

Kejurprov Sirkuit I Panjat Tebing Sumatera Barat di Sawahlunto diharapkan tidak hanya menghasilkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat ekosistem pembinaan olahraga panjat tebing di daerah.

Dengan keterlibatan atlet dari 15 kabupaten dan kota, kompetisi ini menjadi salah satu arena penting untuk mengasah kemampuan, memperluas pengalaman bertanding, serta memetakan potensi atlet panjat tebing Sumatera Barat menuju kompetisi yang lebih tinggi. (Ris1)

Berita terkait

The 4th International Conference on Law, Governance, and Social Justice (ICOLGAS) Dorong Hukum dan Kearifan Lokal Hadapi Perubahan AI dan Iklim

The 4th International Conference on Law, Governance, and Social Justice (ICOLGAS) Dorong Hukum dan Kearifan Lokal Hadapi Perubahan AI dan Iklim

Purwokerto-Spektroom : Perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara masyarakat bekerja dan berinteraksi, tetapi juga mulai memengaruhi cara pemerintah mengelola lingkungan dan merumuskan kebijakan. Di tengah perubahan tersebut, hukum dinilai perlu beradaptasi agar perkembangan teknologi tetap berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat, kearifan lokal, serta kebutuhan menjaga ketahanan lingkungan. Persoalan itu

Bian Pamungkas
TPID Provinsi Lampung Ikuti Secara Virtual Rakor TPID Dari Command Center Diskominfotik Lampung

TPID Provinsi Lampung Ikuti Secara Virtual Rakor TPID Dari Command Center Diskominfotik Lampung

Bandarlampung - Spektroom: Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung dipimpin Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum & Politik Yayan Ruchyansah mengikuti secara daring Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2026. Rakor TPID tersebut dirangkai dengan Pembahasan Verifikasi dan Validasi Terkait KDMP Serta Penandatanganan Surat Keputusan Bersama Ruang Bersama

Anggoro AP