Kekeringan dan Karhutla Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kekeringan dan Karhutla Dominasi Bencana di Sejumlah Wilayah Indonesia
BPBD Kabupaten Demak mendistribusikan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Rabu (22/7).


Jakarta - Spektroom: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mendominasi kejadian bencana di sejumlah daerah selama musim kemarau.

Hingga Kamis (23/7/2026) pukul 07.00 WIB, sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Sulawesi Utara terdampak, namun seluruh kejadian telah ditangani oleh pemerintah daerah bersama BPBD setempat. Di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, kekeringan mulai melanda Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen, pada Rabu (22/7/2926).

Berkurangnya ketersediaan air bersih berdampak pada sekitar 500 kepala keluarga atau 1.700 jiwa yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari. BPBD Kabupaten Demak bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga. Sebanyak 30 ribu liter air atau setara 6 tangki telah didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak serta mengisi tandon air di lokasi.


Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Rabu (22/7/2026). Api membakar sekitar 3 hektare lahan jati di Desa Sragen, Kecamatan Sambungmacan. Setelah menerima laporan dari warga, BPBD Kabupaten Sragen bersama unsur pemadam kebakaran segera melakukan pemadaman dan kaji cepat.

Api berhasil dipadamkan pada hari yang sama tanpa menimbulkan korban jiwa.
Karhutla juga terjadi di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Kebakaran yang melanda lahan seluas sekitar lima hektare di Desa Watulaney Amian, Kecamatan Lembean Timur, terjadi pada Selasa (21/7/2026).

BPBD Kabupaten Minahasa bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan perangkat desa berhasil mengendalikan serta memadamkan api pada Rabu (22/7/2026). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Pemerintah daerah diminta memastikan ketersediaan air bersih serta memperkuat langkah mitigasi, sementara masyarakat diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, menggunakan air secara bijak, dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, serta instansi terkait guna mengurangi risiko bencana.(**).

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto