Keluarga Praka Farizal Romadhon Masih Menunggu Kepulangan Jenazah dari Lebanon

Keluarga Praka Farizal Romadhon Masih Menunggu Kepulangan Jenazah dari Lebanon
Dandim 0731 Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan takziah ke rumah duka Praka Farizal Rhomadhon yang gugur di Libanon. (Foto : Fatmawati).

Kulon Progo–Spektroom: Duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhum Praka Farizal Romadhon, prajurit TNI asal Kulon Progo yang gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon. Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu kepulangan jenazah almarhum ke tanah air.

Rumah duka di Padukuhan Ledok RT 17, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, dipenuhi kerabat dan warga yang datang untuk memberikan doa serta dukungan moril kepada keluarga.

Ayah almarhum, Bapak Senam, menyampaikan bahwa keluarga masih menanti kejelasan terkait waktu pemulangan jenazah putranya.

“Kami sekeluarga masih menunggu kepastian kapan jenazah anak kami bisa dipulangkan. Kami hanya bisa berdoa agar semua proses berjalan lancar,” ujarnya dengan suara lirih.

Di tengah duka yang mendalam, keluarga tetap berusaha tegar. Mereka mengenang almarhum sebagai sosok anak yang baik, disiplin, dan selalu mengutamakan tugas negara.

“Almarhum selalu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kami bangga meskipun kehilangan ini sangat berat,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., yang datang melayat turut menyampaikan dukungan kepada keluarga agar tetap tabah menghadapi cobaan ini.

“Atas nama keluarga besar Kodim 0731/Kulon Progo, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kami berharap keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkapnya.

Menurut Dandim, hingga saat ini proses penanganan jenazah masih berada di bawah koordinasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan belum diserahkan ke pihak terkait untuk proses pemulangan ke Indonesia.

Belum adanya kepastian waktu pemakaman membuat keluarga memilih untuk terus menunggu dengan penuh harap, sembari memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Berita terkait

Momentum  Penuh Makna,YPI Megarezky Bangun  Masjid Hajjah Suryani Megarezky

Momentum Penuh Makna,YPI Megarezky Bangun Masjid Hajjah Suryani Megarezky

Makassar-Spektroom : Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mega Rezky secara resmi melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Hajjah Suryani Megarezky pada Rabu (1/3/2026) Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pengembangan sarana ibadah sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan Universitas Megarezky. Prosesi peletakan batu pertama dilakukan secara langsung oleh jajaran pimpinan

Yahya Patta
Gandeng Polda Sulsel,UNIMERZ Makassar Perkuat Tridharma dan Stabilitas Keamanan di Sulsel.

Gandeng Polda Sulsel,UNIMERZ Makassar Perkuat Tridharma dan Stabilitas Keamanan di Sulsel.

Makassar -Spektroom : Universitas Megarezky (UNIMERZ) Makassar menjalin kerja sama strategis dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) dalam rangka memperkuat sinergi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama PKS dengan nomor 012.091056/MoU/III/

Yahya Patta
KAI Daop 5 Purwokerto Selamatkan Ratusan Barang Penumpang Selama Lebaran, Mayoritas Sudah Kembali ke Pemilik

KAI Daop 5 Purwokerto Selamatkan Ratusan Barang Penumpang Selama Lebaran, Mayoritas Sudah Kembali ke Pemilik

Purwokerto–Spektroom: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat ratusan barang milik pelanggan tertinggal selama masa Angkutan Lebaran 2026. Menariknya, sebagian besar barang tersebut berhasil diamankan dan dikembalikan kepada pemiliknya melalui layanan Lost and Found. Selama periode 11 hingga 31 Maret 2026, Daop 5 Purwokerto mencatat sebanyak 336

Bian Pamungkas