Trending

Kemenag Sawahlunto Apresiasi Satker dengan Realisasi Anggaran Tertinggi, MTsN 2 Capai 88,20 Persen

Kemenag Sawahlunto Apresiasi Satker dengan Realisasi Anggaran Tertinggi, MTsN 2 Capai 88,20 Persen
Kemenag Sawahlunto Apresiasi Satker dengan Realisasi Anggaran Tertinggi, MTsN 2 Capai 88,20 Persen. (Foto: Humas Kemenag)

Sawahlunto–Spektroom : Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto memberikan apresiasi kepada satuan kerja (satker) dengan capaian realisasi anggaran terbaik berdasarkan Rekap Realisasi Anggaran Satker di Lingkungan Kemenag Kota Sawahlunto sampai dengan 30 September 2026.

Berdasarkan data resmi tersebut, MTsN 2 Kota Sawahlunto berhasil mencatatkan persentase realisasi anggaran tertinggi dengan capaian 88,20 persen. Dari total pagu anggaran sebesar Rp649.484.000, MTsN 2 telah merealisasikan sebesar Rp572.853.698.

Capaian tersebut menempatkan MTsN 2 di posisi teratas, mengungguli satker lainnya di lingkungan Kemenag Kota Sawahlunto.

Di posisi kedua, ditempati Kantor Kemenag Kota Sawahlunto (Bimas Islam) dengan realisasi 76,91 persen. Dari pagu Rp267.019.000, terealisasi sebesar Rp205.365.412.

Sementara itu, di posisi ketiga ditempati MAN Kota Sawahlunto dengan capaian realisasi 76,59 persen, dari pagu Rp708.163.000 dengan realisasi Rp542.366.499.

Kepala Kantor Kemenag Kota Sawahlunto, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.M., pada Kamis (1/10/26) usai pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila menyampaikan apresiasi kepada seluruh satker yang telah menunjukkan kinerja optimal dalam merealisasikan anggaran sesuai dengan perencanaan.

"Kami memberikan apresiasi kepada satker yang telah menunjukkan kinerja dalam merealisasikan anggaran sesuai perencanaan. Ini adalah bentuk komitmen kita bersama dalam tata kelola anggaran yang baik," ujar Zulkifli, Kamis (1/10/2026).

Ia berharap, apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh satker di lingkungan Kemenag Kota Sawahlunto untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan penyerapan anggaran.

Menurutnya, penyerapan anggaran harus tetap memperhatikan prinsip ketepatan sasaran, efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas.

Secara keseluruhan, dari total pagu anggaran Kemenag Kota Sawahlunto sebesar Rp22.131.520.000, realisasi sampai dengan 30 September 2026 tercatat sebesar Rp15.401.508.664, dengan sisa pagu sebesar Rp6.730.011.336.

Capaian tersebut menjadi bahan evaluasi bersama menjelang akhir tahun anggaran 2026, sekaligus mendorong setiap satker untuk memastikan pelaksanaan program dan kegiatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (Ris1)

Berita terkait

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Sawahlunto-Spektroom : Festival Literasi Kota Sawahlunto 2026 resmi mengawali rangkaian kegiatan literasi di Perpustakaan Umum Muhammad Yamin, Kecamatan Talawi, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 16 Oktober itu mengusung tema “Literasi Menghidupkan Sawahlunto, Kreativitas Menggerakkan Masa Depan.” Festival ini menjadi ruang pertemuan bagi pegiat literasi, pelajar, komunitas seni,

Riswan Idris, Rafles
ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam  Transformasi Digital Pemerintahan

ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam Transformasi Digital Pemerintahan

Jakarta - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan meraih peringkat kedua dalam ajang Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLG Awards) 2026, yang digelar oleh Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kepemimpinan sekretaris daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan yang terintegrasi, kolaboratif, dan

Anggoro AP
Gubernur Mahyeldi Tekankan Sinergi Infrastruktur, Percepat Pemulihan Pasca Bencana

Gubernur Mahyeldi Tekankan Sinergi Infrastruktur, Percepat Pemulihan Pasca Bencana

Bukittinggi-Spektroom : Pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur yang rusak. Keterpaduan perencanaan, perlindungan kawasan rawan bencana, serta pulihnya layanan dasar masyarakat menjadi kunci agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pesan penting tersebut ditegaskan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan

Wiza Andrita, Rafles