Kemendukbangga/BKKBN Malut Gelar Sosialisasi Pengendalian Mutu Pelayanan, MAL, Kelas Ayah Teladan, dan Pemutakhiran Alokon

Kemendukbangga/BKKBN Malut Gelar Sosialisasi Pengendalian Mutu Pelayanan, MAL, Kelas Ayah Teladan, dan Pemutakhiran Alokon
Plt. Kaper Kemendukbangga/BKKBN Malut Ansar Djainahu saat Sosialisasi Pengendalian Mutu Pelayanan, MAL, Kelas Ayah Teladan, dan Pemutakhiran Alokon secara daring (Foto:BKKBN Malut)

Sofifi–Spektroom : Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Provinsi Maluku Utara menggelar Sosialisasi Peningkatan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) melalui Forum Koordinasi Pengendalian Mutu Pelayanan KB, Metode Amenore Laktasi (MAL), Kelas Ayah Teladan, dan Pemutakhiran Kuantifikasi Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon) Tahun 2026, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh Bidang KB pada OPD KB Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara serta Penyuluh KB/Petugas Lapangan KB (PKB/PLKB).

Kegiatan dibuka Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kemendukbangga/ BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu, S.Sos dan hadir sebagai narasumber Ketua Tim Kerja Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR), Wahyudi, SE., M.Si., beserta jajaran.

Plt. Kepala Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Ansar Djainahu pada kesempatan itu menegaskan bahwa keberhasilan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) sangat ditentukan oleh sinergi dan kolaborasi lintas sektor.

"Kerja sama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, tenaga kesehatan, kader, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu kunci dalam memastikan program dapat terlaksana secara efektif hingga ke tingkat masyarakat yang paling bawah," ujar Ansar.

Menurut Ansar, forum koordinasi pengendalian mutu pelayanan KB menjadi momentum strategis untuk memperkuat pemahaman tentang peran lintas kementerian/lembaga dalam mendukung pembangunan keluarga. Forum ini bertujuan menetapkan forum koordinasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, sekaligus mensinergikan dan mengkonsolidasikan pelaksanaan kebijakan di bidang KB dan kesehatan reproduksi agar berjalan sesuai standar pelayanan.

Pada sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan terkait Metode Amenore Laktasi (MAL) beserta sistem pencatatan dan pelaporannya. MAL merupakan metode kontrasepsi alami yang efektif bagi ibu menyusui dengan memenuhi syarat tertentu. Pemahaman komprehensif mengenai MAL diharapkan mampu membekali tenaga pendamping dan kader dalam memberikan edukasi yang benar dan tepat kepada Pasangan Usia Subur (PUS) dalam menentukan pilihan kontrasepsi.

Selanjutnya, materi Kelas Ayah Teladan menekankan urgensi keterlibatan ayah dalam pembangunan keluarga. Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai mitra aktif dalam pengasuhan, pendidikan, kesehatan, serta pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak. Keterlibatan ayah secara aktif dinilai mampu memperkuat ketahanan keluarga dan mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkualitas.

Selain itu, dibahas pula pemutakhiran kuantifikasi Alokon sebagai upaya strategis untuk memastikan ketersediaan alat dan obat kontrasepsi yang tepat jumlah, tepat jenis, tepat waktu, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan di lapangan, sehingga tidak terjadi kekosongan stok di fasilitas kesehatan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan kapasitas dan kompetensi para pengelola program di daerah meningkat, koordinasi semakin solid, serta implementasi Program Bangga Kencana di Maluku Utara semakin optimal.

Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera di Maluku Utara, serta mendukung pencapaian sasaran pembangunan kependudukan dan keluarga berencana secara berkelanjutan.

Berita terkait

Walikota Respati Dorong Pendidikan Tertib Lalu Lintas, Life Skill dan Kemanusiaan Masuk Sekolah

Walikota Respati Dorong Pendidikan Tertib Lalu Lintas, Life Skill dan Kemanusiaan Masuk Sekolah

Surakarta – Spektroom: Pendidikan anak tidak cukup hanya mengejar nilai akademik. Kemampuan tertib di jalan, mengurus kebutuhan diri sendiri hingga peduli kepada orang lain juga perlu ditanamkan sejak bangku sekolah. Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Surakarta yang mendorong materi pendidikan tertib berlalu lintas, life skill atau kecakapan hidup, serta pendidikan

Ciptati Handayani, Anggoro AP