Kemenhaj Prioritaskan Jemaah Lansia dan Rentan Melalui Pendampingan Khusus
Padang-Spektroom : Rombongan jemaah haji Kloter 05 Embarkasi Padang asal Kabupaten Padang Pariaman tiba di Asrama Haji, Selasa (28/4/2026) pagi.
Kedatangan tersebut menandai berlanjutnya proses pemberangkatan jemaah menuju Tanah Suci.
Sebanyak 226 jemaah tiba sekitar pukul 07.10 WIB menggunakan 6 armada bus. Setibanya di asrama, jemaah langsung diarahkan mengikuti layanan one stop service (OSS) untuk menyelesaikan seluruh tahapan keberangkatan dalam satu tempat.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan layanan OSS memudahkan jemaah dalam menjalani proses administrasi dan kesehatan.
“Seluruh layanan kita integrasikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang identitas, penyerahan paspor hingga pencairan living cost,” ujar Rifki.
Di tengah proses tersebut, perhatian petugas tertuju pada jemaah lanjut usia. Sebagian besar jemaah haji didominasi lansia, mereka langsung mendapatkan pendampingan sejak tiba di lokasi.
Petugas terlihat membantu jemaah, mulai dari memapah, membawakan barang, hingga menyiapkan kursi roda untuk memudahkan mobilitas.
Rifki menegaskan, pelayanan terhadap jemaah lansia menjadi prioritas dalam penyelenggaraan haji tahun ini.
“Lansia menjadi prioritas. Kita pastikan mereka merasa nyaman dan tidak kelelahan sebelum menjalani penerbangan panjang,” katanya.
Ia menambahkan, Kloter 05 merupakan kloter gabungan antara Sumatera Barat dan Bengkulu dengan total 393 jemaah.
“Sebanyak 223 jemaah berasal dari Padang Pariaman dan 164 jemaah dari Bengkulu ditambah 4 petugas, 2 PHD dan 1 KBIHU, ,” ujarnya.
Setelah menyelesaikan seluruh tahapan di asrama, jemaah dijadwalkan diberangkatkan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan akan terbang ke Tanah Suci pada Rabu (29/4/2026) dini hari pukul 01.10 WIB.
Dengan layanan terintegrasi dan pendampingan khusus, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalani proses keberangkatan dengan aman dan nyaman.