Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi Kemandirian Energi Nasional
Jakarta - Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) komitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung ketercapaian kemandirian serta swasembada energi nasional yang menjadi salah satu target pemerintahan di Era Presiden Prabowo Subianto. Upaya ini diwujudkan melalui pemberdayaan badan usaha koperasi, khususnya Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), agar mampu mengambil peran strategis dalam rantai pasok dan pengelolaan energi berbasis komunitas di seluruh wilayah Indonesia.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menilai bahwa selama proses pembangunan dan pembentukan KDKMP, pihaknya menemukan berbagai fakta ketimpangan akses energi terutama di desa-desa atau pelosok. Masih ada desa di Indonesia hingga saat ini belum menikmati jaringan listrik, belasan ribu daerah minim akses internet, serta ketiadaan stasiun pengisian bahan bakar solar di wilayah pesisir bagi para nelayan.
"Hal ini tentunya perlu dipikirkan oleh kita semua termasuk oleh ASPEBINDO (Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia) dalam forum ini, bagaimana caranya kita bisa punya satu metodologi yang sama menghitung tingkat elektrifikasi kita, penyediaan akses-akses internet ke desa-desa dan lain sebagainya" kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam sambutannya pada acara Energy Leadership and Business Conference (ELBC) 2026 di Jakarta, Jumat (30/10/2026)

Selain pengilangan minyak bumi, Kemenkop aktif mengembangkan inovasi energi terbarukan bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Salah satunya melalui pengumpulan minyak goreng bekas (used cooking oil) oleh Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih untuk diolah menjadi bahan bakar penerbangan ramah lingkungan (sustainable aviation fuel).
Salah satu contoh keberhasilan proyek tersebut diresmikan di Desa Sembur Laut, Pulau Galang, Kepulauan Riau. Kehadiran PLTS 1 MW ini kini memasok energi listrik untuk fasilitas cold storage, pabrik es batu, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di wilayah perbatasan.
"Kami siap untuk membuat model piloting di beberapa tempat yang bisa bekerja sama dengan Aspebindo semua untuk meningkatkan pengembangan energi di Indonesia. Saya rasa program pembangunan PLTS dengan kapasitas 1 MW ke bawah ini bisa kita kerja samakan dengan Aspebindo," ucapnya.
Ketua Umum Aspebindo Anggawira menjelaskan bahwa Asbepindo komitmen untuk terus mengawal seluruh kebijakan pemerintah khususnya terkait dengan energi melalui edukasi hingga advokasi. Pihaknya juga komitmen memberikan pendampingan untuk membuka akses pasar dan kemitraan baik dari dalam atau luar negeri, termasuk memperkuat rantai pasok nasional.
"Saat ini ada program KDKMP hingga MBG (Makan Bergizi Gratis), ini adalah memperkuat rantai pasok sehingga perlu kita akselerasi," katanya.