Kemenkop Perkuat Peran Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional

Kemenkop Perkuat Peran Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional
Asisten Deputi Pengembangan Produksi, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Kemenkop Elviandi ( humas Kemenkop)

Spektroom- Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Produksi Kopdes Merah Putih di Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar),

Sosialisasu ini bertujuan untuk dapat mendorong peningkatan produksi komoditas unggulan di Sumatera Barat seperti gambir, kelapa, dan sebagainya. “Komoditas unggulan tersebut juga diharapkan mempunyai nilai tambah dan didorong untuk bisa dihilirisasi ke depannya,” ucap Asisten Deputi Pengembangan Produksi, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Kemenkop Elviandi,  dalam keterangan resmi, Senin (20/10/2025).

Elviandi  menegaskan, pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mengakselerasi pemerataan pembangunan desa. "Desa adalah fondasi pembangunan bangsa. Melalui Kopdes Merah Putih, kami ingin menghadirkan lembaga ekonomi rakyat yang kuat, mandiri, dan berdaya saing." katanya.

Menurut Elviandi, kondisi ini menegaskan pentingnya pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih sebagai solusi untuk memperkuat ekonomi desa, mengurangi rantai distribusi hasil pertanian yang panjang, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis gotong royong.

“Hingga 17 Oktober 2025, tercatat sebanyak 82.066 desa/kelurahan telah membentuk Kopdes/Kel Merah Putih melalui Musyawarah Khusus Desa (Musdesus), dan 80.081 di antaranya telah berbadan hukum,” rincinya.

“Hal ini juga dapat semakin meningkatkan semangat para pengurus Kopdes Merah Putih dalam menjalankan dan menumbuhkan Kopdes/Kel Merah Putih,” ucapnya.

Peserta sosialsasi kopdes merput di sumbar ( humas Kemenkop)

Sementara itu, Provinsi Sumbar salah satu komoditas unggulan daerah ini adalah gambir. Provinsi ini menyumbang hingga 90 persen dari total produksi gambir nasional, terutama dari Kabupaten Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, dan Agam.

Data BPS Sumbar tahun 2022 mencatat luas lahan gambir mencapai 28.837 hektare (ha) dengan total produksi 13.887 ton. Komoditas ini menjadi bahan baku penting industri farmasi, kosmetik, penyamakan kulit, serta makanan, menjadikan Indonesia sebagai pemasok utama 80 persen kebutuhan gambir dunia.

Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Pembiayaan Rudi Wijaya berharap, dukungan aktif seluruh pengurus Kopdes Merah Putih, serta sinergi dengan lembaga pembiayaan.

“Baik perbankan maupun non-perbankan, dapat memperkuat sektor produksi daerah. Termasuk mendorong berdirinya pabrik pengolahan gambir berbasis koperasi di Sumbar,” katanya.

Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga Andri mengatakan, dukungan Pemerintah untuk pengembangan komoditas pertanian dan perkebunan di Sumbar terus dilakukan. “Kopdes Merah Putih di Sumbar juga berpotensi sebagai penerima bantuan benih ABT, penangkar benih dan juga sebagai Off-taker,” ucapnya.

Kemenkop mendorong agar 73 Kopdes Merah Putih yang belum terdaftar di SIMKOPDES segera melengkapi administrasi agar dapat berpartisipasi dalam tahap pengembangan berikutnya.

Berita terkait

Wagub Jihan : Perbaiki Jalan Tidak Bisa Sa' Dek Sa' Nyet, Perlu Proses, Tidak Seperti Bandung Bondowoso

Wagub Jihan : Perbaiki Jalan Tidak Bisa Sa' Dek Sa' Nyet, Perlu Proses, Tidak Seperti Bandung Bondowoso

Lampung Tengah - Spektroom: Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk mempercepat perbaikan dan pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Lampung Tengah. Langkah ini diambil guna mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan memperkuat peran Lampung Tengah sebagai lumbung pangan nasional. “Pemerintah Provinsi Lampung berupaya dan berkomitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan provinsi di

Anggoro AP
Penertiban PETI di Landak, Polisi Gandeng Tokoh Adat Jaga Lingkungan

Penertiban PETI di Landak, Polisi Gandeng Tokoh Adat Jaga Lingkungan

Landak - Spektroom: Suasana Dusun Rorongan, Desa Keranji Mancal, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Senin (21/09/2026), tak sekadar diwarnai aktivitas penertiban. Di balik langkah kepolisian menghentikan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), terselip pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan ketertiban yang menjadi tanggung jawab bersama. Jajaran

Apolonius Welly, Pelinus Latuheru
ссс