Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto
Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Rp136 Juta untuk 211 Warga Rentan di Sawahlunto. (Foto: Diskominfo)

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai Rp136 juta kepada kelompok masyarakat rentan di Kota Sawahlunto. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Kamis (30/7/26) dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sawahlunto Rovanly Abdams, mewakili Wali Kota Sawahlunto.

Program ATENSI merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan melalui pemenuhan kebutuhan dasar dan pemberdayaan.

Sebanyak 211 paket bantuan diserahkan kepada penerima manfaat yang terdiri atas penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta kelompok masyarakat rentan lainnya.

Bantuan yang diberikan cukup beragam, meliputi kebutuhan nutrisi, perlengkapan kebersihan diri, perlengkapan dapur, sarana kamar, perlengkapan sekolah, alat bantu bagi penyandang disabilitas, hingga bantuan modal kewirausahaan yang diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi para penerima.

Sekda Sawahlunto Rovanly Abdams menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada masyarakat Sawahlunto.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Sawahlunto. Pemerintah Kota akan memastikan seluruh bantuan ini tersalurkan secara tepat sasaran melalui pendampingan aktif dari perangkat daerah sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh penerima," ujar Rovanly.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program bantuan sosial tidak hanya diukur dari proses penyalurannya, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan terhadap kehidupan masyarakat penerima manfaat.

Karena itu, Rovanly menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait agar tidak berhenti pada tahap distribusi bantuan semata.

"Pendampingan, pemantauan, dan evaluasi harus terus dilakukan agar bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat kemandirian, serta mendorong keberdayaan sosial dan ekonomi penerima manfaat secara berkelanjutan," tegasnya.

Program ATENSI sendiri mengedepankan pendekatan rehabilitasi sosial yang komprehensif melalui pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan kapasitas individu, serta pemberdayaan ekonomi sehingga penerima manfaat memiliki kesempatan untuk hidup lebih mandiri.

Pemerintah Kota Sawahlunto berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan program perlindungan sosial dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap layanan sosial yang berkualitas.

Dengan penyaluran bantuan senilai Rp136 juta tersebut, diharapkan kelompok masyarakat rentan di Kota Sawahlunto tidak hanya mendapatkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memperoleh peluang untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian secara berkelanjutan melalui berbagai bentuk pendampingan yang akan dilakukan pemerintah daerah. (Ris1)

Berita terkait