Kementerian PU Menugaskan Relawan Untuk Membantu Penanganan Bencana

Kementerian PU  Menugaskan  Relawan  Untuk Membantu Penanganan Bencana
Pelepasan secara simbolik mewakili 402 relawan yang akan dikirim kedaerah bencana ( Spektroom/ dd)

Spektroom - Untuk membantu masyarakat di daerah terdampak bencana ,Kementerian Pekerjaan Umum mengirimkan Sukarelawan ke daerah bencana. Sebanyak 402 orang relawan dikirim dalam rangka membantu penanganan bencana. Penugasan relawan tersebut  merupakan wujud dan kesiapsiagaan Kementerian PU dalam merespons bencana yang berdampak pada masyarakat dan infrastruktur publik.

" Pengiriman relawan Kementerian PU sebagai simbol dan komitmen, serta solidaritas kementerian bahwa kehadiran negara ini tidak pernah berhenti hanya pada level kebijakan." Ujar Sekretaris Jenderal  Kementerian Pekerjaan  Umum,Wida Nurfaida  saat media brefing di Jakarta, Kamis ( 18/12/2025 ).

Menurut Sekjen Wida,  Kementerian PU, juga meyakini dengan menugaskan para relawan adalah mewujudkan kerja nyata di lapangan. Penanganan bencana di wilayah Sumatera menuntut kehadiran negara secara cepat, terkoordinasi dan berkelanjutan.

Sekjen Kementerian PU,Wida Nurfaida saat Media Briefing di Kementerian PU ( Spektroom/ dd)

Menurut Wida, sebagai dari upaya tersebut, Kementerian PU juga telah menugaskan dan memobilisasi ASN,termasuk CPNS, dan juga lintas unit organisasi, untuk terlibat langsung dalam penanganan bencana di wilayah terdampak.

"Jadi yang bertugas ini juga adalah ASN-ASN yang sebelumnya pernah ditugaskan di lokasi bencana,  seperti di Palu Sulawesi Tengah dan daerah bencana lain nya, sehingga nanti bisa secara paralel membimbing juga adik-adiknya untuk bagaimana melaksanakan tugas di lokasi bencana tersebut," katanya.

Dalam Media Brefing juga disampaikan  hal hal yang telah dilakukan Kementerian PU dalam penanganan  Bencana di 3 Propinsi di Sumatera, seperti membuka akses jalam yang tertimbun longsor, Membuat jembatan bailey darurat untuk mobilisasi bahan kebutuhan pokok  para pengungsi dan  menyediakan air bersih, sanitasi serta kebutuhan infrastruktur lain nya.

Berita terkait