Trending

Kementerian PU Pastikan Bangunan Layanan Publik Yang Aman Pasca Gempa NTT

Kementerian PU Pastikan Bangunan Layanan Publik Yang Aman Pasca Gempa NTT
Menteri PU saat kunjungan ke Nagekeo NTT ( birkom pu)

Nagekeo – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pendataan dan pemeriksaan terhadap bangunan layanan publik yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini  untuk memastikan bangunan yang terdampak gempa masih aman digunakan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan atau perbaikan

Pendataan dan pemeriksaan diprioritaskan pada bangunan yang menjadi bagian dari pelayanan dasar masyarakat, seperti rumah sakit, kantor pemerintahan, fasilitas umum, dan rumah ibadah.

Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) NTT  menambah personel yang diterjunkan ke lapangan guna mempercepat pemeriksaan, Sebanyak 11 personel dijadwalkan berangkat dari Kupang menuju Labuan Bajo, Manggarai Barat, pada Rabu (19/8/2026) untuk memperkuat tiga personel yang saat ini telah berada di lapangan. Dengan demikian, total terdapat 14 personel yang akan melakukan pemeriksaan bangunan terdampak.

Salah satu rumah ibadah yang roboh akibat gempa ( birkom pu)

Pemeriksaan diawali dari Labuan Bajo, termasuk Rumah Sakit Komodo, Kantor Bupati, dan sejumlah bangunan layanan publik lainnya. Setelah pemeriksaan di Labuan Bajo selesai, tim akan bergerak menuju Ruteng dan wilayah lainnya untuk menyusuri bangunan-bangunan yang terdampak gempa.

Pemeriksaan dilakukan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat dan pengguna bangunan mengenai keamanan fasilitas yang tetap dibutuhkan dalam masa tanggap darurat. Hasil pemeriksaan selanjutnya menjadi dasar untuk mengidentifikasi kebutuhan penanganan maupun perbaikan bangunan.

Salah satu penanganan yang dilakukan berada di Kabupaten Ende, berupa perbaikan jaringan perpipaan air bersih pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Inpres 2024 IKK Nangaba di Kecamatan Ende. Perbaikan dilakukan terhadap jaringan perpipaan yang terdampak sehingga layanan air minum dapat kembali mendukung kebutuhan masyarakat.

Di Kabupaten Nagekeo, dukungan sarana air bersih saat ini berupa tiga unit Mobil Tangki Air (MTA). Dua unit telah berada di lokasi, sedangkan satu unit lainnya merupakan MTA pinjam pakai yang sebelumnya digunakan untuk penanganan banjir Mauponggo dan dapat dilanjutkan pemanfaatannya untuk mendukung penanganan bencana gempa.

Kementerian PU saat ini tengah menginventarisasi pos-pos pengungsian untuk memastikan kebutuhan air bersih dan sanitasi dapat dipenuhi secara cepat, termasuk apabila diperlukan mobilisasi prasarana dan sarana air minum dari luar NTT, seperti dari depo di Surabaya.

Kementerian PU memastikan pengiriman bantuan prasarana air bersih dan sanitasi akan terus dilanjutkan secara bertahap ke wilayah yang membutuhkan. Langkah tersebut merupakan bagian dari respons cepat pemerintah untuk memastikan masyarakat terdampak gempa tetap mendapatkan akses terhadap layanan dasar selama masa tanggap darurat.

Berita terkait

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng HIMKI Perluas Perlindungan Pekerja Mebel

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng HIMKI Perluas Perlindungan Pekerja Mebel

Jakarta - Spektroom: BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja formal maupun informal di sektor mebel dan kerajinan. Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Gambir, Imam Santoso, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha dan pekerja

Irvan Idris Saleh, Afrizal Aziz