Kementerian PU Percepat Penyelesaian Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi Tempino – Interchange Ness

Kementerian PU Percepat  Penyelesaian Tol Betung – Tempino – Jambi Seksi Tempino – Interchange Ness

SPEKTROOM.ID– Kementerian Pekerjaan Umum secara bertahap terus menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Betung – Tempino – Jambi sepanjang 170,73 km. Ruas tol ini merupakan bagian dari struktur jaringan koridor utama (back bone) Jalan Tol Trans Sumatera untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dari Provinsi Lampung hingga Aceh sepanjang 2.107 km.

Menteri Dody mengatakan kehadiran jalan tol dibutuhkan untuk mempercepat distribusi barang dan jasa, meningkatkan efisiensi serta menurunkan biaya transportasi. “Karena diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar wilayah pada sektor logistik, sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” kata Menteri Dody di Jakarta, Minggu (8/6/2025)

Pembangunan Jalan Tol Betung – Tempino – Jambi dilaksanakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya dengan total investasi sebesar Rp21,02 triliun yang terbagi menjadi 4 seksi. Untuk Seksi 1 Betung-Tungkal Jaya sepanjang 62 km dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Adhi Karya - PT Waskita Karya - PT Jaya Konstruksi dalam 2 seksi, Seksi 1A sepanjang 30,80 km dengan progres konstruksi 27,62% dan Seksi 1B sepanjang 31,58 km progresnya 1,7%.

Selanjutnya Seksi 2 Tungkal Jaya – Bayung Lencir sepanjang 56 km dikerjakan oleh kontraktor PT PP (Persero) Tbk - PT Nindya Karya (KSO) dalam 2 paket pekerjaan, yakni Seksi 2A sepanjang 37,36 km dengan progres fisik 3,88% dan Seksi 2B sepanjang 18,40 km progresnya 5,86%. Kemudian Seksi 3 Banyung Lencir – Tempino sepanjang 34,10 km konstruksinya selesai  100% dan telah beroperasi pada akhir 2024.  


 
Seksi 4 Tempino – Interchange Ness di Kabupaten Muara Jambi saat ini tengah dilaksanakan percepatan konstruksi sepanjang 18,49 km dengan progres lahan 98,72% dan progres fisik 80,04%. Ditargetkan untuk pekerjaan konstruksi Seksi 4 Tol Betung – Tempino – Jambi selesai pada tahun 2025.

Jalan Tol Betung – Tempino – Jambi akan mengintegrasikan konektivitas kawasan, memperlancar arus distribusi barang dari pusat industri di koridor Palembang - Jambi. Nantinya Tol Betung – Tempino – Jambi akan memiliki 5 simpang susun (SS) yakni SS Betung, SS Tungkal Jaya, SS Bayung Lencir, SS Tempino Jambi, dan SS Ness.

Ruas tol ini juga terkoneksi dengan jalan nasional lintas Sumatera (Palembang-Jambi), sehingga juga dapat mendukung pengembangan wilayah yang dilintasi.

Berita terkait

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Gandeng BKN, Menteri Dody Komitmen Wujudkan Good Governance di Kementerian PU

Jakarta – Spektroom : Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance di lingkungan Kementerian PU. Langkah ini diperkuat melalui kolaborasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna meningkatkan kualitas dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Menteri Dody mengatakan kehadiran BKN sangat penting

Nurana Diah Dhayanti
Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Bak Tersambar Petir, PWI Kalteng Tempuh Jalur Hukum Usai Pernyataan Hotman Paris Dinilai Hina Profesi Wartawan

Ketua PWI Kalteng, M Zaenal: "setiap pihak tetap menghormati profesi pers sebagai salah satu pilar demokrasi," Palangkaraya-Spektroom : Dunia jurnalistik terasa tersentak. Bagi banyak insan pers, pernyataan yang dilontarkan advokat nasional Hotman Paris Hutapea dinilai bukan sekadar kritik, tetapi telah menyentuh kehormatan profesi wartawan yang selama ini menjadi salah

Polin
APBD  Menjadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat NTB

APBD Menjadi Instrumen Pembangunan yang Berdampak Nyata bagi Masyarakat NTB

Mataram-Spektroom : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen utama untuk menghadirkan kesejahteraan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Gubernur NTB M.Iqbal mengungkapkan, pembahasan pertanggungjawaban APBD tidak hanya merupakan amanat peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi

Marsam Putrangga, Rafles
ссс