Kendala Kru Sebabkan IU 905 Padang–Jakarta Delay, 178 Penumpang Terbang Hari ini
Padang Pariaman-Spektroom : Penerbangan IU 905 rute Padang (PDG) menuju Jakarta (CGK) sempat mengalami keterlambatan pada Minggu malam akibat kendala operasional kru. Branch Communication & CSR Department Head, Feni Lindriany, menjelaskan, penundaan dilakukan setelah maskapai menemukan adanya kendala pada aspek operasional kru (Operational Crew RHM) yang memerlukan penanganan lebih lanjut. “Penundaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan kelayakan operasional penerbangan terpenuhi. Keselamatan dan keamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Feni Lindriany, Senin (30/3/2026). Ia menerangkan, penerbangan semula dijadwalkan berangkat pada pukul 19.40 WIB. Namun, jadwal keberangkatan kemudian disesuaikan menjadi pukul 21.00 WIB. Setelah dilakukan evaluasi operasional secara menyeluruh, maskapai kembali memutuskan untuk menunda keberangkatan demi alasan keselamatan. “Setelah evaluasi lanjutan, penerbangan dijadwalkan ulang pada pukul 07.00 WIB keesokan harinya, dan akhirnya berhasil diberangkatkan pada pukul 07.42 WIB,” katanya. Selama masa keterlambatan, pihak maskapai bersama petugas bandara terus memberikan informasi secara berkala kepada seluruh penumpang, baik melalui layanan di counter check-in maupun pengumuman di ruang tunggu keberangkatan. Selain itu, kata Feni, pihaknya juga telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan dan perlindungan konsumen, maskapai juga memberikan kompensasi sesuai regulasi yang berlaku. “Kami telah memberikan snack box, kompensasi tunai sebesar Rp300 ribu per penumpang, serta uang inap sebesar Rp300 ribu per penumpang,” ungkapnya. Feni menambahkan, seluruh penumpang yang berjumlah 178 orang, terdiri dari 173 penumpang dewasa, 4 anak-anak, dan 1 infant, telah diberangkatkan menggunakan penerbangan IU 905 menuju Jakarta. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Ke depan, kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan agar kejadian serupa dapat diminimalisir,” tutupnya.