Trending

Kepala BNPB Serahkan Bantuan Dana Stimulan Rumah Rusak Kepada 126 KK di Tanah Datar

Kepala BNPB Serahkan Bantuan Dana Stimulan Rumah Rusak Kepada 126 KK di Tanah Datar
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto memberikan keterangan kepada awak media. (Foto: Prokopim Tdr)

Tanah Datar-Spektroom : Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI menyalurkan dana stimulan pembangunan rumah rusak ringan hingga sedang senilai Rp 2,865 miliar untuk 126 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana di kabupaten Tanah Datar.

Pernyataan itu disampaikan Letjen TNI Suharyanto dalam kegiatan penyaluran bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang untuk masyarakat terdampak bencana di kabupaten Tanah Datar saat acara Penyerahan bantuan perbaikan rumah bencana hidrometeorologi Siklon Senyar tahap II, di Indojolito Batusangkar, Selasa (3/3/2026) sore.

Turut hadir pada acara penyerahan bantuan tersebut Wakil Bupati Ahmad Fadly, Forkopimda, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten, pimpinan OPD, dan undangan lainnya

Penyerahan tersebut diawali oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangundn Kemanusiaan dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Pratikno dari kabupaten Bireuen Aceh secara virtual dan diikuti oleh 15 kabupaten/kota di Aceh, Sumut dan Sumbar.

Letjen Suharyanto menyebutkan dana stimulan Rp2,8 miliar lebih tersebut disalurkan masing-masing Rp15 juta per KK untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta per KK untuk rumah rusak sedang. Semua itu melalui proses verifikasi yang dilakukan secara berjenjang dari bawah ke atas. Tim gabungan dari berbagai unsur terlebih dahulu memeriksa langsung kondisi rumah warga terdampak.

Lebih lanjut, Ia jelaskan setelah di verifikasi kemudian dilakukan pengkategorian sebagai rusak ringan atau sedang sesuai petunjuk pelaksanaan berlaku. Adapun skema bantuan yang disalurkan melalui BNPB meliputi Rusak Berat Rp60 juta per unit (termasuk fasilitas hunian sementara/hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal), Rusak Sedang Rp30 juta per unit, Rusak Ringan Rp15 juta per unit, jelasnya.

Khusus di kabupaten Tanah Datar, Suharyanto, menyampaikan terdapat 126 KK yaitu 61 KK penerima bantuan rumah rusak ringan dan 65 KK penerima bantuan rumah rusak sedang, dengan total bantuan sebesar Rp 2,865 miliar,

Penyaluran bantuan dilakukan melalui transfer perbankan guna menjamin transparansi dan akuntabilitas, sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat terdampak. Dia juga berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, karena bantuan akan di serahkan langsung melalui rekening masing-masing.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra, menyampaikan bahwa percepatan proses pendataan, penginputan, serta validasi data korban terdampak merupakan hasil sinergi pemerintah daerah bersama instansi terkait.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan penyerahan bantuan rumah rusak sedang dan ringan di Kabupaten Tanah Datar. Ini merupakan hasil kerja bersama dan sinergitas kita dalam penanganan pascabencana,” ungkapnya.

Bupati Eka Putra juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran BNPB yang terus mendampingi dan mendukung suksesnya data sesuai dengan yang sebenarnya di lapangan.

Terakhir, Bupati juga mengimbau kepada masyarakat penerima manfaat agar menggunakan bantuan sesuai peruntukannya. “Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah yang rusak, sehingga dapat kembali ditempati dengan aman dan nyaman,” tambahnya. (RRE/Prokopim)

Berita terkait

Jelang Konferensi Nasional Kota Toleransi, Pemkab Mimika Tata Wajah Kota

Jelang Konferensi Nasional Kota Toleransi, Pemkab Mimika Tata Wajah Kota

Mimika-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Mimika mempercepat berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Konferensi Nasional Kota Toleransi pada 14 hingga 16 November 2026, setelah Kabupaten di Provinsi Papua Tengah itu, dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan berskala nasional itu. Event tersebut, diharapkan dapat memperkuat semangat toleransi, merawat keberagaman, serta mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang

Anthonius Teniwut, Julianto
Banyuwangi Mendapat Penghargaan dari UGM Sebagai Daerah dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Banyuwangi Mendapat Penghargaan dari UGM Sebagai Daerah dengan Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik Se Indonesia

Banyuwangi-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapat penghargaan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Research Group Information System and Digital Transformation (ISDT) berupa “Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2026”. Banyuwangi meraih terbaik pertama pada tata kelola transformasi digital kususnya implementasi kebijakan Sistem Pemerintahan

Julianto
Forum FKIP Se-Indonesia Soroti Etika Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan

Forum FKIP Se-Indonesia Soroti Etika Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan

Ambon-Spektroom : Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu isu strategis yang mendapat perhatian dalam Forum Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) se-Indonesia di Ambon. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai mampu memberikan kemudahan dalam proses pembelajaran, namun harus diimbangi dengan pemahaman mengenai etika dan tanggung jawab

Eva Moenandar, Julianto