Trending

Kepala Desa Ciparakan Pangandaran Angkat Bicara Terkait Isu Pembongkaran Rumah Warga

Kepala Desa Ciparakan Pangandaran Angkat Bicara Terkait Isu Pembongkaran Rumah Warga
Pembangunan gerai fisik koperasi desa Merah Putih desa Ciparakan Pangandaran ( humas kemeenkop)

Pangandaran – Spektroom: Pemerintah Desa Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar mengenai pengosongan salah satu rumah warga untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Sebelumnya beredar berita bahwa salah satu warga Desa Ciparakan yaitu Cani (80 tahun), seorang Lansia harus meninggalkan rumah yang ia huni selama 15 tahun karena harus dibongkar untuk pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih. Cani yang yang tinggal di rumah tersebut mengaku terpaksa harus mengemasi barang-barangnya karena proses pembangunan Kopdes/ Kel Merah Putih akan segera dilakukan.

Menanggapi hal itu Kepala Desa Ciparakan, Sarji, menegaskan bahwa lahan yang digunakan sebagai tempat tinggal Cani merupakan lahan milik desa. Oleh sebab itu ketika Desa ingin mengambil haknya untuk membangun Kopdes/Kel Merah Putih seharusnya tidak ada masalah.

“Lahan tersebut ditetapkan menjadi lokasi pembangunan karena paling memungkinkan dari segi luas dan letak. Statusnya jelas, itu tanah desa,” ujar Sarji, Sabtu ( 7/3/2026)

Ia juga menekankan bahwa proses pembangunan gerai Kopdes/Kel Merah Putih dan sarana pendukung lainnya telah melalui komunikasi dengan penghuni rumah yang menempati lahan tersebut. Komunikasi secara intensif sebelumnya telah dilakukan walaupun sempat terdapat kendala.

“Sudah ada kesepakatan awal. Penghuni rumah menyadari bahwa lahan yang ditempati adalah milik desa,” jelasnya.

Menurut Sarji, saat ini Cani telah pindah ke rumah anaknya yang berada di seberang lahan Kopdes/Kel Merah Putih. Ia bahkan memastikan bahwa Cani tidak termasuk kategori tidak mampu, karena masih memiliki lahan lain termasuk di seberang lokasi pembangunan Kopdes/Kel Merah Putih.

Sebagai bentuk perhatian, pihak desa tidak melepas permasalahan ini begitu saja melainkan akan mengusulkan Cani sebagai penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). “Kami tetap peduli. Ke depan, akan kami usulkan agar beliau mendapat bantuan Rutilahu,” kata Sarji.

Dengan klarifikasi ini, pemerintah desa berharap masyarakat memahami bahwa pembangunan Kopdes/Kel Merah Putih dilakukan sesuai prosedur, dengan memperhatikan hak warga dan kepentingan bersama. Ia berharap publik tidak terburu-buru membuat kesimpulan yang tidak didasarkan pada fakta di lapangan.

Berita terkait

Beberapa Stasiun Televisi Luar Negeri akan Meliput Parade Surabaya Juang 2026

Beberapa Stasiun Televisi Luar Negeri akan Meliput Parade Surabaya Juang 2026

Surabaya-Spektroom : Parade Surabaya Juang 2026 tidak sekadar menghadirkan kembali suasana perjuangan mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga menjadi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat daya tarik wisata sejarah dan budaya. Tahun ini, Pemkot mengangkat kisah Soegiharto, pemain Persebaya era 1930-an yang turut terlibat dalam perjuangan melawan Sekutu. Sekretaris Dinas Kebudayaan,

Bian Pamungkas
Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Jember-Spektroom : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung optimalisasi pelayanan dasar bagi masyarakat. Bapenda Kabupaten Jember bersama Puskesmas Jenggawah menggelar rapat evaluasi berkala, bertempat di kantor Puskesmas Jenggawah, kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (30/10/2026). Rapat evaluasi digelar terkait pelaksanaan

Budi Sucahyono, Julianto
Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Banyumas-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung program percontohan (piloting) pengumpulan minyak jelantah melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini diharapkan mampu mengubah limbah rumah tangga dan usaha kuliner menjadi sumber ekonomi baru sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan. Program kerja sama Kementerian Koperasi dengan PT Pertamina (Persero) tersebut

Bian Pamungkas