Ketahanan Pangan dari Perbatasan, Polsek Badau Berhasil Panen Raya Jagung

Ketahanan Pangan dari Perbatasan, Polsek Badau Berhasil Panen Raya Jagung
Areal panen jagung di Badau perbatasan Kalbar. Tampak Kapolsek Badau PPL dan Kelompok tani diabadikan sebelum panen di mulai. (Foto: Humas Polsek Badau).

Kapuas Hulu-Spektroom : Hamparan jagung yang menguning di Dusun Berangan, Desa Janting, Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, menjadi simbol optimisme baru bagi program ketahanan pangan nasional.

Di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia itu, jajaran Polsek Badau berhasil memanen 3.250 kilogram jagung dari lahan monokultur seluas satu hektare pada Senin (25/05/2026).

Panen tersebut dipimpin Kapolsek Badau AKP Edhi Trisno bersama personel Polsek Badau dan Satgas Ketahanan Pangan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga siang hari dalam suasana penuh semangat gotong royong.

Program penanaman jagung itu merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya di kawasan perbatasan yang memiliki potensi pertanian cukup besar.

Kapolsek Badau AKP Edhi Trisno mengatakan keberhasilan panen tersebut menjadi bukti bahwa lahan produktif di wilayah perbatasan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menopang kebutuhan pangan masyarakat.

“Panen ini merupakan hasil kerja bersama seluruh personel dan pihak terkait dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa institusi kepolisian juga hadir membantu masyarakat melalui sektor pertanian,” ujarnya.

Jagung yang dipanen diketahui mulai ditanam sejak 11 Februari 2026. Selama masa tanam hingga panen, lahan tersebut tidak mengalami gagal tanam maupun serangan yang berdampak signifikan terhadap hasil produksi. Seluruh proses panen dilakukan secara manual oleh personel kepolisian bersama petugas pendamping pertanian.

Hasil panen selanjutnya direncanakan akan dijual kepada BULOG untuk mendukung ketersediaan stok pangan. Selain Kapolsek, kegiatan panen diikuti sejumlah anggota Polsek Badau.

Keberhasilan panen jagung tersebut mendapat perhatian warga sekitar. Kehadiran aparat kepolisian yang turun langsung mengelola lahan pertanian dinilai memberikan motivasi bagi masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan lahan produktif.

Di tengah tantangan ketahanan pangan global dan ancaman krisis pangan dunia, langkah yang dilakukan Polsek Badau dinilai menjadi contoh kolaborasi nyata antara aparat negara dan sektor pertanian dalam menjaga stabilitas pangan nasional dari wilayah perbatasan negeri.

Berita terkait

Wakil Ketua DPD RI Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Iklim Investasi, dan Pelayanan Perizinan di NTB

Wakil Ketua DPD RI Dorong Pemerintah Daerah Perkuat Iklim Investasi, dan Pelayanan Perizinan di NTB

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi NTB mendorong penguatan kebijakan fiskal nasional yang lebih adil dan adaptif bagi daerah kepulauan guna mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, dan meningkatkan kapasitas daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, saat menerima kunjungan kerja Komisi IV DPD

Marsam Putrangga, Bian Pamungkas