Ketahanan Pangan Keluarga Fondasi Utama Mencetak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Ketahanan Pangan Keluarga Fondasi Utama Mencetak  Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Ketua TP Pkk saat melakukan panen sayuran di halaman kader pkk, foto sie humas pemkab,sabtu (25/7/2026)

Bogor - Spektroom : Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bogor terus memperkuat sinergi lintas sektor salah satunya bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor dalam mendorong ketahanan pangan berbasis keluarga.

Melalui sosialisasi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang diikuti kader Pokja III dari 40 kecamatan, kedua pihak berkomitmen membangun pola konsumsi pangan sehat sekaligus meningkatkan pemanfaatan pangan lokal, sabtu (25/7/26).

Menurut Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Eva Rudy Susmanto, ketahanan pangan keluarga merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,peran ibu sangat menentukan dalam membentuk kebiasaan konsumsi pangan sehat sejak dini.

Ketua tp pkk bersama kadis ketahanan pangan dan peserta sosislesasi B2SA

"Ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Ibu memiliki peran strategis dalam membiasakan anak mengonsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Dari keluarga yang kuat, kita dapat melahirkan generasi Indonesia Emas," Ujar Eva Rudy Susmanto.

Eva juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan pekarangan melalui urban farming dan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber), serta mengenalkan kembali pangan lokal seperti ubi, singkong, dan jagung kepada anak-anak sebagai bagian dari budaya konsumsi pangan sehat.

Sementara Kadis Ketahanan pangan Pemkab Bogor Andri Hadian menyampaikan, gerakan B2SA bukan sekadar memenuhi kebutuhan pangan, tetapi menjadi upaya membangun pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat, cerdas, produktif, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting.

"Program B2SA adalah gerakan bersama untuk mengubah perilaku konsumsi masyarakat agar tidak bergantung pada satu jenis pangan.Dengan memanfaatkan potensi pangan lokal dan pekarangan rumah, keluarga dapat memenuhi kebutuhan gizi yang lebih beragam, aman, terjangkau, bahkan bernilai ekonomi," Kata Andri Hunian (25/7/2026)

Kolaborasi antara DKP dan TP-PKK memiliki peran strategis dalam memperluas edukasi ketahanan pangan hingga ke tingkat desa dan keluarga.

Kami berharap kader PKK yang hadir dari 40 kecamatan menjadi agen perubahan yang mampu menyosialisasikan pola konsumsi B2SA, mengembangkan menu pangan lokal yang menarik, serta memperkuat ketahanan pangan keluarga menuju Kabupaten Bogor Istimewa dan Indonesia Emas 2045,

"Melalui sinergi tersebut, TP-PKK Kabupaten Bogor bersama Dinas Ketahanan Pangan berkomitmen memperkuat pemberdayaan keluarga sebagai garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan tangguh melalui penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokallokal " Ungkap Andri

Berita terkait

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Oleh: Syafaruddin Daeng Usman Landak - Spektroom : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta. Namun bagi masyarakat Landak, wilayah pedalaman Kalimantan Barat yang saat itu terisolasi dari pusat informasi, kabar kemerdekaan tidak serta-merta tiba. Ketika berita itu akhirnya sampai, semangat mempertahankan republik yang baru lahir justru menyala

Apolonius Welly, Rafles