Trending

Ketika Bahasa Indonesia Menjadi Jembatan Hati di Universitas Majma’ah Arab Saudi

Ketika Bahasa Indonesia Menjadi Jembatan Hati di Universitas Majma’ah Arab Saudi
Momen wisuda program pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (Foto KBRI Riyadh)

Jakarta - Spektroom : Aula Universitas Majma’ah, Arab Saudi, mendadak riuh oleh rona bahagia. Sebanyak 49 peserta angkatan pertama program pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) resmi dinyatakan lulus.

Momen wisuda pada pekan pertama September ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi, yang kini semakin erat lewat jalur bahasa dan budaya.

Program strategis ini merupakan buah kerja sama apik antara KBRI Riyadh dengan Universitas Majma’ah. Acara seremonial ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Rektor Universitas Majma’ah Prof. Dr. Saleh bin Abdullah Al Mezel, serta Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Riyadh, Prof. Dr. Muhammad Irfan Helmy.

Dubes RI untuk Arab Saudi, Dr. Abdul Aziz Ahmad (kanan) (Foto KBRI Riyadh

Jembatan Budaya Dua Negara

Rektor Universitas Majma’ah, Prof. Dr. Saleh bin Abdullah Al Mezel, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran program ini. Menurutnya, inisiatif BIPA mampu berperan sebagai medium komunikasi dan kebudayaan yang mempertemukan pemikiran masyarakat dari kedua negara.

"Hadirnya kelas pembelajaran bahasa Indonesia ini, ia optimis akan lahir berbagai dampak positif serta kemajuan bersama bagi kedua belah pihak di masa depan" ujarnya

Apresiasi Tinggi dari KBRI Riyadh

Gayung bersambut, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Dr. Abdul Aziz Ahmad, turut melayangkan apresiasi tertinggi kepada jajaran pimpinan, direktur, dosen, hingga staf Universitas Majma’ah.

Dubes Abdul Aziz memuji kehangatan menyambut delegasi Indonesia serta pengelolaan program yang dinilai berjalan sangat profesional. Bagi pihak KBRI, kolaborasi ini menorehkan pengalaman pengenalan budaya yang sangat berkesan.

Rasa bangga juga dialamatkan kepada para wisudawan yang telah menunjukkan keseriusan luar biasa dalam melahap materi tata bahasa, kosakata, kecakapan berbicara, membaca, hingga menulis dalam bahasa Indonesia. Lebih dari sekadar aspek linguistik, para peserta asing ini juga diajak menyelami tradisi dan denyut kehidupan sehari-hari masyarakat nusantara.

Foto KBRI Riyadh

Di akhir prosesi, pihak KBRI Riyadh menitipkan pesan agar para lulusan tidak berhenti sampai di sini. Mereka dimotivasi untuk terus melatih kemampuan berbahasa Indonesia dalam aktivitas sehari-hari serta membagikan cerita unik pengalaman belajar ini kepada keluarga dan lingkungan terdekat mereka.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles