Trending

Kinerja keuangan merupakan tolok ukur kemampuan perusahaan dalam mengelola aset.

Kinerja keuangan merupakan tolok ukur kemampuan perusahaan dalam mengelola aset.
Andi Jamaluddin menerima tanda Lulus Doktor Ilmu Managemen dari Ketua Tim Penyanggah Prof Dr.H.La Ode Husen SH.,M.Hum (Foto : Yahya Patta )

Makasar - Spektroom : Sektor manufaktur memiliki peran strategis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, meski perusahaan manufaktur di BEI diperhadapkan pada tantangan kinerja keuangan dan daya saing global.

Dinamika seperti dampak pandemi, fluktuasi bahan baku, dan perubahan regulasi meningkatkan ketidak pastian ekonomi yang menuntut keputusan strategis terkait struktur modal deviden, pajak dan efisiensi operasional.

Bukan itu saja keputusan tersebut krusial karena menentukan nilai perusahaan sebagai indikator utama keberhasilan managemen dan persepsi investor yang dipengaruhi oleh profitabilitas struktur modal serta efisiensi aset.

Hal ini di ungkapkan Promovendus Andi Jamaluddin dalam Disertasinya tentang Pengaruh struktur modal, kebijakan dividen dan kebijakan pajak terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia BEI saat mengikuti uji kompetensi untuk meraih gelar Doktor Ilmu Managemen DIM Pada Program Pascasarjana di Ruang PPj Pasca umi Senin 19 Oktober 2026.

Gelar Uji Kompetensi di Pimpin Direktur PPs Umi makasar,Prof Dr.H.La Ode Husen SH.,M.Hum, dengan Penyanggah 5 orang lainnya. sebagai Penguji External dari Unhas Makasar dan Dr.H.Salle,SE.,SH.,MH dari Fak.Hukum UMI.

Promovendus Andi Jamaluddin dalam menyelesaikan disertasinya di bimbing Prof Dr.H.Mahfud Nurnajamuddin SE.,MM Sebagai Promotor bersama Prof Dr.H.Abdul Rahman Mus SE.,M.Si dan Prof Dr Suriyanti,SE.,MM masing - masing sebagai Ko- Promotor.

Pada bagian lain Andi Jamaluddin mengungkapkan perusahaan manufaktur dipilih sebagai objek penelitian karena operasionalnya yang kompleks serta ketersediaan data laporan keuangan yang terstruktur.

Bukan itu saja,variasi nilai perusahaan sampel periode 2021- 2025 di ukur melalui rasio PBV.Andi Jamaluddin menambahkan nilai perusahaan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal yaitu struktur modal,dan kebijakan deviden dan faktor eksternal atau kebijakan pajak serta kinerja keuangan secara keseluruhan .

Karena itu jelas Andi Jamaluddin,penelitian ini berfokus menganalisis pengaruh struktur modal, kebijakan devidenl, kebijakan pajak dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan manufaktur di BEI.

Ditambahkan kinerja keuangan merupakan tolok ukur kemampuan perusahaan dalam mengelola aset, liabilitas dan operasional untuk menghasilkan laba,menjaga efisiensi serta menciptakan nilai ekonomi.

Berita terkait