Kobra Sembur Masuk Rumah Petugas Damkar di Agam, Dievakuasi Tim Rescue Bukittinggi

Kobra Sembur Masuk Rumah Petugas Damkar di Agam, Dievakuasi Tim Rescue Bukittinggi
Ular kobra sembur sepanjang lebih satu meter ditemukan dibawah meja kompor. (Foto: Dok.wyu)


Agam-Spektroom : Seekor ular kobra sembur masuk ke dalam rumah seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bukittinggi di Jorong Jalikur Patanangan, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (18/3/2026) malam.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Farhan (21), anak pemilik rumah, sekitar pukul 22.00 WIB saat hendak menuju kamar mandi di bagian belakang rumah. Ia terkejut melihat seekor ular berwarna coklat kekuningan berada di sudut lantai kamar mandi.

Ular itu kemudian bergerak keluar menuju dapur dan bersembunyi di bawah meja kompor. Mengetahui hal tersebut, Farhan segera memberi tahu ayahnya, Ismaldi Tomeng, yang juga merupakan Komandan Regu Jaya Damkar Bukittinggi.

“Sambil menghubungi teman-teman Damkar Bukittinggi, saya suruh anak saya memantau posisi ular. Ternyata ular keluar dari persembunyiannya dan langsung dipukul hingga mati,” kata Ismaldi, Kamis (19/3/2026).

Ia menyebut, ular tersebut merupakan jenis kobra sembur yang dikenal berbahaya karena memiliki bisa. Kejadian serupa, menurutnya, bukan yang pertama kali terjadi di rumah tersebut.

“Ini sudah kali kedua ular kobra sembur masuk ke rumah kami melalui kamar mandi. Sekitar dua tahun lalu juga pernah terjadi,” ujarnya.

Ismaldi menduga kemunculan ular tersebut berkaitan dengan perubahan lingkungan di sekitar rumah. Area kebun di belakang rumah kini sebagian telah beralih menjadi permukiman.

“Diduga habitatnya terganggu, sehingga ular mencari mangsa ke rumah warga. Masuknya kemungkinan dari celah pintu belakang yang agak renggang,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan pihaknya tetap merespons laporan tersebut dengan menurunkan Tim Animal Rescue Regu Yudha ke lokasi.

“Siapapun yang melapor tetap kami tanggapi. Anggota langsung mengevakuasi bangkai kobra sembur dari dapur dan membawanya ke posko untuk dikuburkan,” kata Joni saat ditemui di Mako Damkar Bukittinggi, Kamis (19/3/2026).

Ia menegaskan, dalam prosedur penanganan, petugas Damkar pada prinsipnya tidak menyarankan membunuh satwa liar. Tim rescue biasanya berupaya mengevakuasi hewan dalam kondisi hidup.

“Petugas kami memiliki peralatan dan kemampuan untuk mengamankan satwa. Namun dalam kondisi tertentu, penghuni rumah bisa saja panik dan bertindak spontan,” ujarnya.

Joni juga menjelaskan, selain ular, jenis hewan lain yang kerap masuk ke rumah warga antara lain biawak, tawon, dan lebah. Penanganannya dilakukan sesuai karakteristik masing-masing satwa.

“Biasanya hewan yang berhasil diamankan akan diserahkan ke kebun binatang, komunitas pecinta reptil, atau dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari permukiman,” katanya.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang mengalami perubahan lingkungan dan berdekatan dengan habitat satwa liar. (Rt-Tz-wyu)

Berita terkait

Gotong Royong Kemanusiaan, Bulan Dana PMI Jaksel Bidik Rp9 Miliar

Gotong Royong Kemanusiaan, Bulan Dana PMI Jaksel Bidik Rp9 Miliar

Jakarta – Spektroom : Kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus dimulai dari donasi dalam jumlah besar. Ketika dilakukan bersama-sama, sumbangan kecil dapat berubah menjadi kekuatan besar untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Semangat itu kembali dihidupkan melalui Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan. Tahun ini, penggalangan dana ditargetkan mencapai Rp9

Irvan Idris Saleh, Bian Pamungkas
Dewan Pers Kumpulkan Konstituen Bahas Masa Depan Hari Pers Nasional

Dewan Pers Kumpulkan Konstituen Bahas Masa Depan Hari Pers Nasional

Jakarta-Spektroom : Dewan Pers akan mempertemukan seluruh organisasi konstituennya untuk membahas mekanisme penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) yang selama ini diperingati setiap 9 Februari. Pertemuan tersebut menjadi langkah untuk mencari kesepahaman di tengah adanya perbedaan pandangan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan HPN. Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengatakan, sepanjang

Riswan Idris, Bian Pamungkas
ссс