Kodim 1425 Jeneponto Percepat Bentangan Jembatan Gantung Saballang

Kodim 1425 Jeneponto Percepat Bentangan Jembatan Gantung Saballang
Gelagar Besi Jembatan Gantung mulai di pasang( Pen Dim 1425/Jeneponto )

Jeneponto – Spektroom : Di atas aliran Sungai Saballang, pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, di wilayah teritorial Kodim 1425 jeneponto, terus menunjukkan kemajuan.

Pada Minggu (19/7/2026), pembangunan jembatan program Presiden Republik Indonesia melalui TNI-AD itu memasuki tahap pemasangan gelagar besi sebagai bagian penting dari konstruksi.

Pekerjaan tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama warga setempat. Di tengah terik matahari, mereka saling berbagi peran, mengangkat material, menyusun rangka, hingga memastikan setiap gelagar terpasang dengan posisi yang presisi.

Kebersamaan itu menjadi cerminan bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya tentang membangun sebuah jembatan, tetapi juga memperkuat semangat persatuan untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Pelaksan pembangunan teknisi Bapak Luter, menjelaskan bahwa pemasangan gelagar besi merupakan salah satu tahapan yang membutuhkan ketelitian tinggi karena menjadi dasar penyangga lantai jembatan.

Seluruh proses dikerjakan dengan pengukuran yang cermat agar konstruksi tetap kuat, seimbang, dan memenuhi standar keamanan.

Menurutnya, keterlibatan personel TNI bersama masyarakat menjadi kekuatan tersendiri dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Semangat saling membantu membuat setiap tahapan dapat berjalan lebih efektif tanpa mengabaikan kualitas hasil pembangunan yang nantinya akan digunakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia melalui TNI AD yang bertujuan membuka akses dan meningkatkan konektivitas masyarakat.

Karena itu, setiap progres pembangunan terus dikawal agar berjalan sesuai rencana dengan mengutamakan kualitas konstruksi.

Menurut Dandim, pemasangan gelagar besi menjadi penanda bahwa pembangunan telah memasuki fase penting menuju penyelesaian.

Ia menegaskan, setiap tahapan bukan hanya mengejar target waktu, tetapi memastikan jembatan yang dibangun benar-benar kokoh, aman, dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat yang akan menggunakannya.

"Kami ingin jembatan ini menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan antara TNI dan warga, setiap tahapan pembangunan dapat berjalan dengan baik" katanya

"Kami optimistis, Jembatan Gantung Sungai Saballang nantinya tidak hanya menjadi penghubung Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah ini," tegas Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.

Berita terkait

MPKS PWM Kalimantan Selatan Lakukan Kunjungan Studi Tiru ke Rumah Sakinah Muhammadiyah Kemayoran Jakarta

MPKS PWM Kalimantan Selatan Lakukan Kunjungan Studi Tiru ke Rumah Sakinah Muhammadiyah Kemayoran Jakarta

Banjarmasin-Spektroom : Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesejahteraan sosial serta memperkuat pengelolaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di lingkungan Muhammadiyah, Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan studi tiru ke Rumah Sakinah Muhammadiyah Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin, 20 Juli 2026. Delegasi MPKS PWM Kalimantan

Junaidi, Bian Pamungkas
Lokasi Astaka MTQ Riau Teluk Kuantan Sontak Bergemuruh, Jagoan Plt Bupati Kuansing Keok di Tekuk Spanyol

Lokasi Astaka MTQ Riau Teluk Kuantan Sontak Bergemuruh, Jagoan Plt Bupati Kuansing Keok di Tekuk Spanyol

Teluk Kuantan-Spektroom : Kesebelasan jagoan PLT Bupati Kuansing H. Muklisin, harus mengakui kehebatan Spanyol pada partai puncak Piala Dunia 2026. Argentina dipaksa menyerah 0-1 setelah gol dramatis Ferran Torres pada babak tambahan waktu (extra time), sekaligus mengantarkan La Roja mengangkat trofi juara dunia di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium)

Salman Nurmin, Bian Pamungkas