Kodim Landak Gaungkan “Jaga Tunas Bangsa”, Harkitnas 2026 Jadi Alarm Bahaya Era Digital

Kodim Landak Gaungkan “Jaga Tunas Bangsa”, Harkitnas 2026 Jadi Alarm Bahaya Era Digital
Kodim 1210/Landak gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 118 tahun 2026. (Foto: Apolo/Spektroom)

Landak-Spektroom : Lapangan Upacara Kodim 1210/Landak, Rabu pagi (20/5/2026), berubah menjadi ruang refleksi nasionalisme saat ratusan personel TNI mengikuti Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118.

Di tengah derasnya arus digital dan ancaman pengaruh negatif terhadap generasi muda, peringatan tahun ini membawa pesan yang lebih tajam: menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara.

Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, upacara berlangsung khidmat sejak pukul 07.00 WIB.

Seluruh personel Kodim 1210/Landak berdiri tegak memberi penghormatan kepada perjuangan para pelopor kebangkitan nasional yang telah menanam fondasi persatuan Indonesia.

Dandim 1210/Landak yang diwakili Danramil 1210-06/Ngabang Kapten Czi Joko Umbara bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Peltu Sinaga dan Perwira Upacara dijabat Kapten Arm B.J. Paais, S.Th.

Rangkaian prosesi berjalan tertib sesuai tradisi militer. Pengibaran Sang Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya menjadi momen yang membangkitkan semangat patriotisme peserta upacara.

Suasana semakin hening saat mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid yang dibacakan Inspektur Upacara, pemerintah menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum memperkuat persatuan bangsa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Transformasi digital disebut membawa peluang besar, namun juga ancaman serius bagi generasi muda jika tidak disertai penguatan karakter kebangsaan.

“Tema Harkitnas tahun ini menegaskan pentingnya menjaga generasi muda sebagai tunas bangsa demi mewujudkan kedaulatan negara,” kutip amanat tersebut.

Pemerintah, lanjutnya, terus mendorong program strategis nasional di bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan hingga perlindungan generasi muda di ruang digital.

Kapten Czi Joko Umbara menegaskan, semangat kebangkitan nasional tidak boleh berhenti pada seremoni dan formalitas semata.

Menurutnya, tugas menjaga bangsa saat ini bukan hanya menjaga wilayah fisik, tetapi juga menjaga mental dan karakter generasi muda dari ancaman era digital.

“Sebagai prajurit, kita punya tanggung jawab menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, termasuk ancaman di ruang digital,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus menanamkan nilai persatuan, gotong royong, dan nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Kodim 1210/Landak, pesan itu bukan sekadar slogan. Selama ini, jajaran TNI di wilayah tersebut aktif menjalankan pembinaan teritorial melalui edukasi bela negara, pendampingan pemuda hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, Harkitnas 2026 di Landak menjadi pengingat bahwa perjuangan menjaga Indonesia kini juga berlangsung di ruang digital  tempat masa depan generasi bangsa sedang dipertaruhkan.

Berita terkait

Insentif Motor Listrik Dinilai Salah Arah, MTI Dorong Rp 500 Miliar untuk Angkutan Umum

Insentif Motor Listrik Dinilai Salah Arah, MTI Dorong Rp 500 Miliar untuk Angkutan Umum

Surakarta – Spektroom: Surakarta – Akademisi Prodi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, menilai kebijakan pemerintah memberikan insentif kendaraan listrik pribadi sebesar Rp500 miliar belum menyentuh kebutuhan dasar mobilitas masyarakat luas. Anggaran tersebut dinilai lebih tepat dialokasikan untuk memperkuat sistem transportasi umum di berbagai daerah.

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
Pemko Sawahlunto Kembali Gulirkan Program Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Pemko Sawahlunto Kembali Gulirkan Program Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Sawahlunto–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto kembali menjalankan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) setelah sempat terhenti dalam dua tahun terakhir. Kepastian itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya.

Riswan Idris, Rafles