Komisi I DPRD Sawahlunto Tinjau Tiga Puskesmas, Soroti Infrastruktur dan Kekurangan SDM Kesehatan

Komisi I DPRD Sawahlunto Tinjau Tiga Puskesmas, Soroti Infrastruktur dan Kekurangan SDM Kesehatan
Komisi I DPRD Sawahlunto, Dinas Kesehatan dan staf.(Foto: dok.rswn)

Spektroom — Komisi I DPRD Kota Sawahlunto melaksanakan kunjungan lapangan ke tiga fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, yakni Puskesmas Talawi, Puskesmas Kolok, dan Puskesmas Sungai Durian, pada Senin (2/2/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan serta menyerap aspirasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan.

Ketua Komisi I DPRD Kota Sawahlunto, Ronny Eka Putra, S.Si, menyampaikan bahwa peninjauan tersebut bertujuan memastikan pelayanan kesehatan di puskesmas berjalan optimal, sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan perbaikan fasilitas yang nantinya akan dibahas bersama Pemerintah Kota Sawahlunto.

“Kunjungan ini penting untuk melihat langsung kondisi layanan kesehatan di lapangan, sekaligus mencatat kebutuhan mendesak yang perlu segera ditindaklanjuti demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ronny Eka Putra.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto, dr. Ranu Verra Mardianti, M.KM, memaparkan sejumlah permasalahan yang masih dihadapi di beberapa puskesmas. Permasalahan tersebut meliputi aspek infrastruktur, seperti kebocoran atap gedung dan kerusakan beberapa peralatan medis. Selain itu, dari sisi sumber daya manusia (SDM), masih terdapat kekurangan tenaga kesehatan, serta fasilitas sanitasi yang belum berfungsi secara maksimal.

Meski demikian, dr. Ranu menegaskan bahwa jajaran Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto terus berupaya melakukan langkah-langkah perbaikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Kami terus berupaya mengatasi permasalahan yang ada, baik dari sisi infrastruktur, peralatan medis, maupun pemenuhan tenaga kesehatan, agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kota Sawahlunto memberikan sejumlah masukan dan saran strategis. Ia menekankan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, Kepala Dinas Kesehatan perlu melibatkan berbagai stakeholder internal dan eksternal guna menutupi kekurangan, baik terkait infrastruktur maupun SDM tenaga medis.

Ronny Eka Putra juga mendorong agar potensi SDM yang ada di setiap puskesmas dapat ditinjau kembali dan dioptimalkan, sehingga kualitas layanan kesehatan dapat disetarakan di seluruh puskesmas di Kota Sawahlunto. Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kolaborasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) serta penciptaan inovasi dalam pelayanan kesehatan.

“Kami di DPRD Kota Sawahlunto siap ikut andil dan mendukung, tidak hanya dalam peningkatan layanan kesehatan, tetapi juga untuk pembangunan Kota Sawahlunto secara keseluruhan,” tegasnya.

Melalui kunjungan ini, Komisi I DPRD Kota Sawahlunto berharap hasil temuan di lapangan dapat menjadi bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan, sehingga pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas semakin merata, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Rita rwn)

Berita terkait

Agam Raih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

Agam Raih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

Agam - Spektroom : Pemerintah Kabupaten Agam meraih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dalam Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia. Capaian ini menempatkan Agam sebagai salah satu dari empat pemerintah daerah dengan kategori kualitas pelayanan baik di Sumatera Barat. Opini tersebut disampaikan langsung Kepala Perwakilan Ombudsman

Wiza Andrita, Anggoro AP
Dinamis ​ Bapokting di Kabupaten Jember di Balik Kenaikan dan Penurunan Harga, Stabilitas Tetap Terjaga

Dinamis ​ Bapokting di Kabupaten Jember di Balik Kenaikan dan Penurunan Harga, Stabilitas Tetap Terjaga

Jember-Spektroom : Pasar-pasar rakyat di Kabupaten Jember kembali menyampaikan hasil pemantauan harga yang selalu berubah, namun tetap menjadi cermin kebutuhan dasar masyarakat. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Pemkab Jember Sartini, kepada spektroom.co.id Kamis (26/02/2026) mengatakan, perubahan harga barang kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) di

Budi Sucahyono, Julianto