Komisi III DPRD Kota Ambon Warning, Bantuan Jangan Jatuh ke Tangan yang Salah

Komisi III DPRD Kota Ambon Warning, Bantuan Jangan Jatuh ke Tangan yang Salah
Ketua Komisi III DPRD Ambon Harry Putra Far-Far saat diwawancarai media usai rapat bersama OPD teknis di ruang rapat paripurna DPRD Ambon.Rabu 15/4) 2025. Foto: Spektroom/Eva. M

Ambon-Spektroom: Komisi III DPRD Kota Ambon mengingatkan pemerintah kota agar penyaluran bantuan di sektor pertanian dan perikanan tidak salah sasaran, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Ketua Komisi III DPRD Ambon Harry Putra Far-Far menegaskan, bantuan harus benar-benar diterima oleh kelompok yang berhak, seperti nelayan dan petani yang aktif.
“Jangan sampai bantuan perikanan diberikan kepada yang bukan nelayan.

Begitu juga di pertanian, harus tepat sasaran,” ujarnya kepada media usai rapat bersama OPD teknis di ruang rapat paripurna DPRD Ambon.

Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi kunci agar program bantuan tetap berdampak di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas.

Selain itu, DPRD juga mendorong adanya keberlanjutan program melalui pembinaan kelompok penerima bantuan.

Komisi III menilai, bantuan tidak boleh berhenti pada penyaluran, tetapi harus mampu mendorong peningkatan kapasitas penerima.

“Kelompok binaan harus berkembang. Jangan hanya bertahan, tapi harus naik level,” kata Harry.
Untuk memastikan hal tersebut, DPRD akan melakukan uji petik serta kunjungan langsung ke lapangan guna mencocokkan data dengan kondisi riil.

Komisi III telah meminta data penerima bantuan selama lima tahun terakhir dari dinas terkait, baik di sektor perikanan maupun pertanian, sebagai bahan evaluasi.

“Kami akan cek langsung di lapangan, apakah bantuan ini benar-benar sampai ke yang berhak dan bagaimana perkembangannya,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan bantuan pemerintah tidak hanya tersalurkan secara administratif, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan serta mampu mendorong penguatan ekonomi lokal di Kota Ambon.(EM)

Berita terkait

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang Terapkan Metode PM-AAS, Produktivitas Padi Berpotensi Naik Jadi 10 Ton per Hektare

Rembang-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Rembang mendukung akselerasi Gerakan Tanam Padi Bersama se-Jawa Tengah melalui penerapan metode Pertanian Modern Advanced AgricuSSltural System (PM-AAS). Metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan populasi tanaman sekaligus mendorong produktivitas padi. Penerapan PM-AAS dilakukan di lahan pertanian Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori, Selasa (15/9/2026). Wakil Bupati Rembang H.

Sigit Budi Riyanto, Buang Supeno
Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Menko Polkam Turun ke Kalbar, Kapolda dan Forkopimda Perkuat Strategi Hadapi Karhutla

Pontianak - Spektroom : Pemerintah pusat memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi di Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan dan penanggulangan karhutla di

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс