Komisi V DPR RI Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata NTB Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Unggulan

Komisi V DPR RI Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata NTB Sebagai Salah Satu Destinasi Wisata Unggulan
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, S.Sos., M.Si dalam Kunjungannya di NTB diterima Gubernur Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal (foto Diskominpotik ntb)

Mataram-Spektroom : Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menerima Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI di Pendopo Gubernur NTB Rabu (22/7/2026).

Dalam kunjungannya di Nusa Tenggara Barat Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, S.Sos., M.Si mengatakan, Lombok merupakan pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di NTB sebagai salah satu destinasi wisata unggulan. Lombok membutuhkan dukungan infrastruktur dan transportasi yang handal untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah memperlancar arus.

“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat,” ujar Lasarus.

Kepercayaan kepada NTB sebagai Tuan Rumah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) ke 22 tahun 2028 bersama Nusa Tenggara Timur dan DKI Jakarta tentu membawa konsekuensi besar berupa dukungan penyediaan sarana dan prasarana yang representatif serta dukungan infrastruktur dan konektivitas yang memadai, hal ini diupayakan guna menjamin kelancaran mobilitas Tim PON dari berbagai Provinsi di seluruh Indonesia dan wisatawan olahraga secara luas.

“Sebelum kita hadir di sini Tim Kunker telah melakukan kunjungan kerja ke Gelanggang Olah Raga Turida dan peninjauan terhadap gedung DPRD NTB,” ungkap Lasarus.

Sementara itu Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengatakan Provinsi NTB saat ini diwarnai oleh tantangan fiskal yang terbatas dan tata kelola pemerintahan yang mendesak untuk dibenahi, meskipun ekonomi terus tumbuh sebesar 3,22%.

“NTB saat ini tengah dalam kondisi fiskal yang terbatas, infrastruktur jalan dan Ekonomi dan kemiskinan,” terang Miq Iqbal.

Dengan kondisi seperti ini, lanjut Miq Iqbal dirinya mengharapkan agar seluruh jajaran birokrasi baik dalam mengelola anggaran. Sedangkan untuk infrastruktur jalan, pemerintah Provinsi telah menerjunkan 80 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur untuk menyisir dan memperbaiki sekitar 20 titik jalan rusak di wilayah Lombok dan Sumbawa dengan menggunakan anggaran darurat.“Dari hasil TRC, kami anggaran 3 Miliar untuk pemeliharaan ruas jalan provinsi selama enam bulan ke depan,” ujar Miq Iqbal.

Sedangkan untuk ekonomi dan kemiskinan, bahwa ekonomi daerah mencatat pertumbuhan yang baik, dan pemerintah NTB memandang pengentasan kemiskinan harus diselesaikan langsung ke akar masalahnya dengan menyusun kebijakan berdasarkan kondisi riil masyarakat sehari-hari.

"Pemerintah NTB memandang pengentasan kemiskinan harus diselesaikan ke akarnya", ujar Miq Iqbal.

Berita terkait

Merdeka dengan Literasi Keuangan, 300 Perempuan Desa Paloan Belajar Menata Masa Depan

Merdeka dengan Literasi Keuangan, 300 Perempuan Desa Paloan Belajar Menata Masa Depan

Landak - Spektroom : Di tengah gegap gempita perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan perempuan di Desa Paloan, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, memilih merayakan kemerdekaan dengan cara berbeda. Sebanyak 300 perempuan mengikuti pelatihan literasi keuangan yang digelar Yayasan Karya Dua Anyam (YKDA) bersama Pemerintah

Apolonius Welly, Buang Supeno
BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Jember – Spektroom: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali melakukan penanganan dampak kekeringan dengan mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Selasa (18/08/2026). Kegiatan tersebut merupakan pendistribusian bantuan air bersih ke-3 di wilayah Desa Kaliwining. Berdasarkan

Budi Sucahyono, Buang Supeno