Koordinasi Akademik Pascasarjana UIN Malang: Rektor Tekankan Mutu, Riset, dan Tata Kelola sebagai Kunci Daya Saing Global
Malang-Spektroom : Penguatan tata kelola akademik menjadi fokus utama Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dalam menghadapi persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif. Melalui Forum Koordinasi Akademik yang digelar Sabtu (24/7/2026) di Ruang 106 Gedung B Lantai 1 Pascasarjana, jajaran pimpinan universitas menegaskan pentingnya keselarasan kebijakan, budaya mutu, dan percepatan transformasi akademik.
Forum tersebut dihadiri Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., jajaran Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, Wakil Direktur, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Kepala Bagian Tata Usaha, serta tenaga kependidikan.
Dalam arahannya, Rektor menempatkan Pascasarjana sebagai lokomotif pengembangan keilmuan universitas. Menurutnya, kualitas lulusan jenjang magister dan doktor akan sangat menentukan posisi perguruan tinggi dalam membangun reputasi akademik di tingkat nasional maupun internasional.
"Pascasarjana memiliki tanggung jawab strategis untuk melahirkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap kebijakan akademik harus berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan," ujar Prof. Ilfi.
Ia menegaskan, tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak lagi sebatas penyelenggaraan perkuliahan, melainkan bagaimana perguruan tinggi mampu menghasilkan riset yang berdampak, publikasi ilmiah bereputasi, inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta membangun kolaborasi internasional secara berkesinambungan.
"Budaya akademik harus terus diperkuat. Produktivitas riset, publikasi internasional, inovasi pembelajaran, dan jejaring kerja sama menjadi indikator penting dalam meningkatkan daya saing institusi," katanya.
Koordinasi akademik tersebut sekaligus menjadi forum penyelarasan berbagai program prioritas universitas. Jajaran Wakil Rektor memaparkan arah kebijakan sesuai bidang masing-masing, mulai dari penguatan sistem penjaminan mutu internal, digitalisasi layanan administrasi, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan produktivitas penelitian dosen dan mahasiswa, hingga penguatan layanan kemahasiswaan.
Direktur Pascasarjana menilai forum koordinasi menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh program studi memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam mengimplementasikan kebijakan akademik universitas.
Sejumlah agenda strategis turut dibahas, di antaranya evaluasi proses pembelajaran, monitoring perkuliahan, bimbingan tesis dan disertasi, pelaksanaan ujian akademik, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), hingga peningkatan kualitas layanan administrasi.
Diskusi berlangsung dinamis ketika para Ketua dan Sekretaris Program Studi menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan beserta usulan perbaikannya. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat efektivitas pengelolaan akademik di lingkungan Pascasarjana.
Di tengah tuntutan transformasi pendidikan tinggi, forum juga memberi perhatian pada isu-isu strategis seperti digitalisasi tata kelola, internasionalisasi perguruan tinggi, peningkatan akreditasi program studi, percepatan masa studi mahasiswa, serta penguatan budaya mutu sebagai fondasi pengembangan institusi.
Melalui koordinasi akademik ini, Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menegaskan komitmennya untuk menjalankan prinsip continuous improvement dalam seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan akademik sekaligus menghasilkan lulusan magister dan doktor yang adaptif, berintegritas, memiliki daya saing global, serta mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.