Koperasi Kelurahan Merah Putih Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Palangka Raya–Spektroom : Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Palangka Raya mulai dimantapkan untuk hadir lebih dekat dengan kehidupan ekonomi masyarakat. Bukan sekadar kelembagaan baru, koperasi ini diharapkan menjadi ruang bersama bagi warga untuk mengembangkan usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi di lingkungan kelurahan.
Kesiapan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi KKMP di Ruang Rapat Peteng Karuhei I, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (1/9/2026).
Rapat yang digagas Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya itu membahas berbagai kebutuhan agar koperasi dapat memenuhi persyaratan verifikasi dan validasi, sekaligus memiliki kesiapan kelembagaan serta teknis untuk menjalankan kegiatan usahanya.
Bagi masyarakat, keberadaan KKMP diharapkan tidak berhenti pada pembentukan organisasi, tetapi benar-benar memberi manfaat dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Koperasi dapat menjadi wadah warga untuk membangun usaha secara bersama, memperluas akses terhadap barang dan jasa, serta mendorong perputaran ekonomi tetap tumbuh dari lingkungan tempat mereka tinggal.
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menegaskan Pemko Palangka Raya berkomitmen mengawal program tersebut agar mampu memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat paling dekat dengan warga.
“Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen penuh mendukung program Koperasi Kelurahan Merah Putih. Ini adalah langkah nyata kita dalam memperkuat kelembagaan koperasi, meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi di setiap kelurahan,” ujar Arbert.
Menurutnya, kekuatan koperasi ke depan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan kelembagaan, tetapi juga bagaimana koperasi dikelola secara profesional dan mampu mengikuti perkembangan teknologi.
“Tata kelola yang transparan, profesional, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci utama agar Koperasi Kelurahan Merah Putih ini dapat tumbuh sehat, akuntabel, dan benar-benar dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut juga dipaparkan skema pengadaan barang dan jasa pada KKMP, termasuk penerapan sistem turn-key atau kontrak terima jadi. Melalui skema ini, penyedia bertanggung jawab menyelesaikan seluruh pekerjaan hingga siap digunakan.
Pemko Palangka Raya berharap proses verifikasi dan validasi dapat memastikan KKMP memiliki fondasi kelembagaan dan tata kelola yang memadai sebelum menjalankan aktivitasnya. Dengan demikian, koperasi diharapkan benar-benar tumbuh sebagai kekuatan ekonomi bersama yang manfaatnya dapat dirasakan warga di masing-masing kelurahan. (Polin-ndk)