Kota Ternate Raih Juara Umum Cabor Karate POPDA XII Maluku Utara di Morotai

Kota Ternate Raih Juara Umum Cabor Karate POPDA XII Maluku Utara di Morotai
Kadispora Kota Ternate Sutopo Abdullah dan Ketua Umum KONI Kota Ternate Faujan A. Pinang bersama tim Karate Kota Ternate (Foto:Spektroom/Nanang)

Morotai-Spektroom : Setelah berlangsung selama dua hari Cabang olahraga Karate pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Maluku Utara 2026 resmi ditutup di gedung Oikumene Morotai, Jumat Sore (10/7/2026) ditandai dengan Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) kepada para juara.

Penutupan cabor Karate dihadiri Wakil Bupati Morotai dan Dan Lanal Morotai juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ternate Sutopo Abdullah dan Ketua Umum KONI Kota Ternate Faujan A. Pinang.

Dari hasil pertandingan, Kota Ternate berhasil menjadi juara umum dengan raihan 4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu, peringkat kedua ditempati tuan rumah Morotai dengan 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu, sedangkan Kabupaten Halmahera Utara berada di peringkat ketiga dengan meraih 1 emas, 1 perak, dan 4 perunggu, menyusul Halmahera Barat 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu, Halmahera Selatan 1 emas, dan 3 perunggu, Halmahera Timur 2 perak dan 4 perunggu, Halmahera Tengah 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu, Halmahera Timur 4 perak dan 2 perunggu, serta Halmahera Tengah 3 perunggu.

Sekretaris Umum FORKI Maluku Utara Joyo Soekarno menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Pulau Morotai juga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara juga panitia penyelenggara serta Pengurus FORKI Maluku Utara sehingga hingga selesai pertandingan berjalan dengan aman dan lancar.

"Secara keseluruhan pelaksanaan cabor Karate berjalan dengan aman, tertib dan sukses dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas," ujar Joyo.
Kepada atlet yang belum berhasil meraih medali diminta tetap menjaga semangat berlatih karena kekalahan merupakan bagian dari proses pembinaan menuju prestasi yang lebih tinggi.

Berita terkait

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamuddin: UMKM Terancam Jadi Penonton Jika Negara Terlambat Berbenah

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamuddin: UMKM Terancam Jadi Penonton Jika Negara Terlambat Berbenah

Makassar-Spektroom:Ketika pemerintah terus mengejar investasi dan pembangunan proyek-proyek besar sebagai motor pertumbuhan ekonomi, ada satu sektor yang justru menentukan daya tahan ekonomi Indonesia namun kerap belum memperoleh perhatian yang sepadan: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Muslim Indonesia (UMI) sekaligus Asisten Direktur

Yahya Patta, Buang Supeno