Kramatjati Siaga! Polisi, TNI dan Satpol PP Sisir Jalur Rawan, Cegah Curas hingga Tawuran

Kramatjati Siaga! Polisi, TNI dan Satpol PP Sisir Jalur Rawan, Cegah Curas hingga Tawuran
Tim patroli cipta kondisi saat melakukan kegiatan di sekitar kawasan jalan dwi sartika, foto spektroom (1/9/2026)

Jakarta Timur– Spektroom: Malam di wilayah Kramatjati, Jakarta Timur, tak dibiarkan berjalan tanpa pengawasan. Polsek Kramatjati bersama personel TNI dan Satpol PP menggelar Patroli Cipta Kondisi skala sedang untuk memburu potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), Selasa (1/9/2026).

Sebanyak 17 personel gabungan diterjunkan menyisir sejumlah ruas jalan dan titik yang dinilai rawan. Kekuatan tersebut terdiri dari 12 personel Polsek Kramatjati, personel TNI, dan empat personel Satpol PP.

Patroli dimulai dari halaman Polsek Kramatjati setelah seluruh personel mendapat arahan. Atas perintah Kapolsek Kramatjati AKP P.H. Siahaan, SH., MH., operasi dipimpin Perwira Pengendali Kanit Intel Polsek Kramatjati IPTU Taufik Rahman.

Dengan pola patroli mobile, petugas menyusuri Jalan Raya Bogor, Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan MT Haryono, hingga Jalan Dewi Sartika. Setelah menyisir sejumlah jalur tersebut, rombongan kembali ke Mapolsek Kramatjati.

Tak hanya bergerak, petugas juga melakukan penjagaan dan pemantauan secara stasioner di sejumlah lokasi strategis. Kawasan PGC Cililitan, Kodam Jaya, RS UKI, hingga Jalan Dewi Sartika atau kawasan Cawang Kompor menjadi titik perhatian.

“Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan pengamanan dan pemantauan secara stasioner di sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan,” kata IPTU Taufik Rahman, Selasa (1/9/2026).

Patroli tersebut menyasar potensi kejahatan jalanan yang dapat mengganggu keamanan warga. Mulai dari pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga aksi tawuran antar remaja.

Kehadiran aparat gabungan di sejumlah jalur tersebut sekaligus menjadi langkah pencegahan agar potensi gangguan tidak berkembang menjadi tindak kriminal.

Taufik menegaskan, personel yang diterjunkan tidak hanya dituntut tegas dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, tetapi juga harus tetap mengedepankan pendekatan humanis saat berinteraksi dengan masyarakat.

“Patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi wilayah tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Personel juga diarahkan untuk bertindak secara profesional, terukur, tegas, dan tetap humanis,” ujarnya.

Sinergi tiga unsur, yakni Polri, TNI, dan Satpol PP, menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kramatjati. Patroli juga menjadi bagian dari upaya mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan serta mencegah munculnya aksi tawuran.

Seluruh rangkaian patroli berlangsung aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Kramatjati terpantau tetap kondusif.

Polsek Kramatjati turut mengingatkan masyarakat agar tidak menyerahkan sepenuhnya urusan keamanan kepada aparat. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan ikut mengawasi lingkungan masing-masing.

Orang tua juga diimbau memperketat pengawasan terhadap anak-anak dan remaja agar tidak terjerumus dalam aksi tawuran ataupun aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.

“Masyarakat juga diharapkan tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkas Taufik.

Berita terkait

129 Tim dari 52 Kampus Siap Berkompetisi Pada Ajang Kontes Kapal Indonesia: Bupati Bengkalis Apresiasi Kemdiktisaintek

129 Tim dari 52 Kampus Siap Berkompetisi Pada Ajang Kontes Kapal Indonesia: Bupati Bengkalis Apresiasi Kemdiktisaintek

Bengkalis-Spektroom: Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Kontes Kapal Indonesia (KKI) Tahun 2026 di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (14/9/2026). Kegiatan nasional tersebut diikuti 52 perguruan tinggi se-Indonesia yang terdiri dari 7 politeknik, 5 institut dan 40 universitas dengan total 129 tim. Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan apresiasi

Salman Nurmin, Rafles