Kuota Haji Maluku Utara Musim Haji 1447 H, Berkurang Dari Tahun Sebelumnya

Kuota Haji Maluku Utara Musim Haji 1447 H, Berkurang Dari Tahun Sebelumnya
Jemaah haji Maluku Utara musim haji tahun 1446 H / 2025 M saat tiba di bandara internasional Sultan Hasanuddin Makassar (Foto:Nanang)

Spektroom - Kuota haji Provinsi Maluku Utara musim haji tahun 1447 Hijriah 2026 Miladiyah mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini penurunan kuota haji cukup signifikan.
Jika pada tahun sebelumnya Provinsi Maluku Utara memperoleh kuota haji sebanyak 1.076 jemaah maka tahun 2026 sesuai penetapan sebanyak 785 jemaah atau berkurang 291 jemaah.
Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. M. Zabir Wahid kepada Spektroom Kamis,  (27/11/2025) mengatakan, kuota untuk Provinsi Maluku Utara sebanyak 785 jemaah, terdiri dari 742 kuota tunggu reguler, 39 kuota lanjut usia dan 4 petugas haji daerah yaitu 2 petugas kesehatan dan 2 petugas layanan umum.
"Kuota yang ditetapkan ini berdasarkan jumlah daftar tunggu jemaah atau waiting liat, sesuai dengan amanat dari pasal 13 Undang-undang nomor 14 tahun 2025," ujar H. Zabir.
Musim haji 2026 kata H. Zabir kuota haji berkurang dari tahun sebelumnya, kalau sebelumnya kabupaten kota memperoleh kuota haji, namun saat ini kuota kabupaten Kota itu menjadi kuota provinsi, sehingga berdampak pada kuota kabupaten kota yang juga berkurang dan bahkan ada kabupaten yang tidak ada kuota haji.
Saat ini provinsi Maluku Utara daftar antrian sekitar 20.800 calon jemaah haji dan dari jumlah ini Kota Ternate miliki paling banyak daftar antri sekitar 6 ribu lebih calon jemaah haji. Untuk musim haji 1447 H tahun 2026 kuota haji yang akan berangkat Kota Ternate lebih banyak dari kabupaten Kota lain sesuai dengan saat pendaftaran calon jemaah haji.
Kuota haji yang turun di tahun 2026 ini akan tidak bertahan di tahun mendatangkan, karena bisa saja daerah yang tahun 2026 kuota menurun pada tahun 2027 nanti akan mendapatkan peningkatan kuota calon haji dan ini tergantung dari jemaah haji yang mendaftar lebih dulu dan jumlah daftar tunggu.

Berita terkait