Kwarda DKI dan BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, 40 Peserta Ikuti Pembinaan Intensif

Kwarda DKI dan BPBD Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, 40 Peserta Ikuti Pembinaan Intensif
Kwarda DKI Jakarta gelar kesiapsiagaan anggota pramuka dalam menghadapi bencana di wilayah ibukota Sabtu (16/5/2026) (foto Pusdatin)

Jakarta-Spjtroom: Menghadapi potensi bencana di wilayah Ibukota, Kwartir Daerah ( Kwarda ) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan bencana daerah ( BPBD)DKI menggelar pembinaan dan peningkatan kapasitas Aparatur, Relawan serta Potensi Masyarakat dalam Penanggulangan Bencana.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Kwarda DKI Sabtu (16/5/ 2026) dibuka oleh Ketua Sub Kelompok Pemberdayaan Masyarakat dan Lembaga BPBD DKI Jakarta Basuki Rahmat, mewakili Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta.

"Mengapresiasj dan kontribusi aktif Pramuka dalam berbagai tahapan penanggulangan bencana pada saat kejadian maupun setelahnya." Jelas Basuki Rahmat

Peserta pembinaan dan peningkatan penanggulangan bencana

Sementara itu, Ketua Harian Kwarda DKI Jakarta, kak Ratiyono mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat Indonesia,khususnya du wilayah yang rawan bencana seperti Jakarta.

" sSangat penting ketika terjadi bencana, kita harus sudah memahami prosedur yang harus dilakukan agar bisa selamat " ujarnya

Menurutnya, Pramuka DKI Jakarta mengapresiasi sinergi antara Pramuka,Palang Merah Indonesia (PMI) serta berbagai instansi terkait yang selama ini bekerjasama penanganan bencana di lapangan.

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut memperoleh materi mengenai manajemen bencana, adaptasi perubahan iklim serta kesiapsiagaan Gempa bumi, materi tersebut disampaikan oleh Kak Subur Rojinawi.

"Antusias mengikuti kegiatan tersebut karena pembinaan ini memberikan pengalaman dan ilmu yang jarang diperoleh dari tingkat kwartir cabang " kata Seorang peserta, Juan Tri Nugtoho.UAN TRI NUGROHO.

Berita terkait

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Jakarta –Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp219,81 triliun untuk Tahun Anggaran 2027 guna memastikan pembangunan dan layanan infrastruktur dasar bagi masyarakat tetap berjalan optimal. Dari kebutuhan tersebut, pagu indikatif yang ditetapkan pemerintah mencapai Rp98,47 triliun. “Anggaran Kementerian PU harus diwujudkan menjadi layanan kepada masyarakat

Nurana Diah Dhayanti
Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan madrasah. Rafif Adinata Ramadhan, murid MAN 1 Pekanbaru, resmi terpilih sebagai delegasi Indonesia untuk mengikuti International Geography Olympiad (iGeo) 2026 yang akan digelar di Istanbul, Turki. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia karena menunjukkan kemampuan peserta didik madrasah bersaing

Polin
Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Jakarta-Spektroom:Kwarnas Gerakan Pramuka menerima kunjungan delegasi Word Organization of the Scout Movement (WOSM) organisasi kepanduan non-pemerintah global yang menaungi Gerakan Pramuka di seluruh dunia. Bermarkas di Jenewa, Swiss, dalam agenda courtesy call yang berlangsung d taman rekreasi wiladatika cibuburi Ruang Sudirman Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dan dukungan

Asmari, Anggoro AP
Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Pontianak - Spektroom : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat mulai memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di seluruh wilayah Kalbar. Langkah ini dilakukan menyusul masih ditemukan sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) membeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Pengawasan tersebut menjadi fokus

Apolonius Welly, Anggoro AP