Lampaui Target, PNBP Kemkomdigi 2025 Tembus Angka Rp 29 Triliun

Lampaui Target, PNBP Kemkomdigi 2025 Tembus Angka Rp 29 Triliun
Menkomdigi Meutya Hafid saat Raker bersama Komisi I DPR RI, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: Pey HS/Komdigi)

Spektroom - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid melaporkan bahwa realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Komunikasi dan Digital pada Tahun Anggaran 2025 berhasil melampaui target yang ditetapkan, yakni mencapai Rp29 triliun atau 116,04 persen dari target sebesar sekitar Rp25 triliun.

“Target PNBP Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp25 triliun dapat kami lampaui menjadi Rp29 triliun atau naik 116,04 persen. Ini menjadi indikator pengelolaan sektor komunikasi dan digital berjalan semakin baik,” ujar Meutya dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan kontribusi PNBP tersebut berasal dari berbagai sumber strategis, antara lain Biaya Hak Penggunaan (BHP) frekuensi, sektor telekomunikasi, layanan orbit satelit, sertifikasi, penyiaran, serta PNBP lainnya di lingkungan Kemkomdigi.

Selain kinerja PNBP, Menkomdigi juga memaparkan realisasi pelaksanaan anggaran Kemkomdigi hingga 31 Desember 2025. Total pagu existing tercatat Rp12,67 triliun, dengan pagu blokir sekitar Rp1,5 triliun, sehingga pagu setelah blokir menjadi Rp11,4 triliun. Dari jumlah tersebut, realisasi anggaran mencapai Rp10,58 triliun atau setara 94,9 persen dari pagu setelah blokir.

“Di 2025, kami memulai dengan pagu sekitar Rp7,7 triliun dan Alhamdulillah realisasinya mencapai sekitar Rp10,5 triliun. Ini menunjukkan dengan efisiensi, penetapan prioritas yang tepat, dan tata kelola yang lebih baik, kinerja sektor digital dapat memberikan kontribusi nyata bagi negara,” ujar Meutya.

Sejalan dengan itu, Meutya mengungkapkan, Kemkomdigi juga mencatatkan prestasi penting di bidang akuntabilitas, dengan kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 2025.

Ke depan, Meutya menegaskan komitmen Kemkomdigi untuk terus meningkatkan tata kelola dan mengoptimalkan realisasi anggaran pada tahun 2026, agar setiap belanja dan penerimaan negara memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta memperkuat transformasi digital nasional.

“Pada tahun 2026, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola dan mengoptimalkan realisasi anggaran untuk mendukung capaian kinerja anggaran yang berdampak nyata bagi masyarakat," pungkasnya.

Berita terkait

Gema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Menyapa Pemudik di Pelabuhan Mangga Dua Ternate

Gema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Menyapa Pemudik di Pelabuhan Mangga Dua Ternate

Ternate–Spektroom: Momentum mudik Lebaran tahun ini dimanfaatkan secara strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga. Bertempat di Posko Mudik Pelabuhan Laut Ahmad Yani dan Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate, dilakukan sosialisasi program prioritas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Program ini bertujuan mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan anak serta percepatan penurunan stunting

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Jaga Marwah Pelayanan, KPK Tegaskan Pejabat Tak Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik

Jaga Marwah Pelayanan, KPK Tegaskan Pejabat Tak Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik

Jakarta - Spektroom : Menjelang Hari Raya Lebaran, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk mudik atau perjalanan keluarga. Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pengendalian dan Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, KPK mengingatkan memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi merupakan bentuk

Heriyoko