Lansia NTB Bukan Penghalang Untuk Tetap Berkontribusi Bagi Daerah

Lansia NTB Bukan Penghalang Untuk Tetap Berkontribusi Bagi Daerah
Kadiskominfotik NTB bersama pengurus PHLU saat peringatan dirangkai peringatan Hari kartini(foto Diskominpotik ntb)

Mataram-Spektroom : Pelayanan Harian Lanjut Usia (PHLU) Provinsi NTB menggelar perayaan Hari Ulang Tahun ke-21 sekaligus peringatan Hari Kartini, berlangsung di Mataram Selasa, 21/4/2026).

Acara yang mengusung tema "Tambah Usia, Menuju Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif" ini bukan sekadar seremonial. Bagi para pengurus dan anggota PHLU, momen ini adalah ruang refleksi bahwa usia senja bukanlah penghalang untuk tetap berkontribusi bagi daerah.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Ahsanul Khalik, S.Sos., MH., selaku Pembina PHLU NTB, memberikan orasi yang menggugah.Ia menegaskan pentingnya mengubah paradigma masyarakat terhadap kelompok lanjut usia.

"Lansia bukanlah kelompok yang harus dipandang sebagai beban. Sebaliknya, mereka adalah aset sosial, penjaga nilai, penguat budaya, dan sumber keteladanan yang tidak tergantikan," ujar Dr. Aka sapaan akrabnya.

Peringatan yang bertepatan dengan Hari Kartini ini juga memberikan makna emosional tersendiri. Dr. Aka menyoroti bagaimana semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam membawa perubahan tetap hidup dalam diri ibu-ibu lansia di NTB.

"Perempuan lansia adalah Kartini masa kini. Mereka tidak hanya menjaga harmoni keluarga, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, ekonomi, hingga spiritual. Bahkan, peran PHLU dalam membantu saat terjadi bencana adalah bukti nyata pengabdian mereka yang tanpa batas," tuturnya.

Ke depan, Dr. Aka menekankan perlunya penguatan ekosistem yang ramah lansia di Nusa Tenggara Barat. Hal ini mencakup akses kesehatan yang lebih baik serta program pemberdayaan yang membuat para orang tua tetap merasa berdaya dan dimuliakan.
"Masyarakat yang maju adalah masyarakat yang menghormati, memberdayakan, dan memuliakan para orang tuanya. Selamat ulang tahun PHLU ke-21, teruslah menjadi cahaya perubahan bagi NTB," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PHLU NTB, Hj. Amy Viraningsih, menegaskan usia senja bukanlah halangan untuk tetap berdaya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Thema tahun ini, "Tambah Usia, Menuju Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif", merupakan representasi dari visi besar organisasi. Menurutnya, PHLU hadir sebagai wadah bagi para lansia untuk terus mengasah potensi dan menjaga kebugaran fisik maupun mental.

"Kami ingin menunjukkan bahwa di usia yang ke-21 ini, PHLU tetap menjadi rumah yang nyaman bagi para orang tua untuk saling menguatkan. Kami tidak ingin hanya diam, tetapi ingin tetap mandiri dan produktif dalam berbagai kegiatan sosial," ujar Hj. Amy dalam sambutannya.

Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Hj. Amy juga mengajak para anggota perempuan PHLU untuk meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini. Ia menekankan bahwa semangat emansipasi tidak mengenal batas usia.

Berita terkait

Di Balik Lantunan Yasin, Terselip Harapan Menjaga Harmoni Kalimantan Barat

Di Balik Lantunan Yasin, Terselip Harapan Menjaga Harmoni Kalimantan Barat

Pontianak-Kalbar : Suasana Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (21/06/2026), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan santri, santriwati, dan jamaah Majelis Taklim Nurul Jannah memenuhi ruangan dengan wajah-wajah penuh harap. Sebagian mengenakan pakaian serba putih, sementara yang lain tampak menggenggam kitab Yasin yang menjadi saksi perjalanan mereka menuntaskan proses pembelajaran keagamaan.

Apolonius Welly, Rafles
Hadiri Festival Kuliner Tradisional, Wagub Vasko Ajak Masyarakat Jadikan Kuliner Minang Sebagai Kekuatan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Hadiri Festival Kuliner Tradisional, Wagub Vasko Ajak Masyarakat Jadikan Kuliner Minang Sebagai Kekuatan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Bukittinggi-Spektroom : Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menghadiri Festival Kuliner Tradisional yang digelar di kawasan Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang sekaligus upaya memperkuat promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat berbasis kuliner tradisional. Dalam sambutannya,

Rafles
Brimob Kalbar Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

Brimob Kalbar Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

Pontianak-Spektroom : Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat mengambil langkah konkret dengan mengubah lahan-lahan kosong di lingkungan markas menjadi area pertanian produktif. Berbagai jenis tanaman hortikultura seperti sayuran, buah-buahan, hingga tanaman obat kini tumbuh di sejumlah lokasi jajaran Satbrimob Polda Kalbar. Program tersebut menjadi

Apolonius Welly, Rafles