KAI Daop 5 Hadirkan Diskon Tiket 17 Persen Sambut HUT ke-81 RI

KAI Daop 5 Hadirkan Diskon Tiket 17 Persen Sambut HUT ke-81 RI
Promo ini menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan perjalanan yang lebih terjangkau sekaligus mengajak masyarakat merayakan momentum kemerdekaan. (Foto : Humas KAI Daop 5).

Purwokerto-Spektroom : PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menghadirkan Promo Spesial 17-8-2026 untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Melalui promo tersebut, masyarakat berkesempatan mendapatkan diskon tiket sebesar 17 persen untuk perjalanan menggunakan kereta api ekonomi komersial pada 17 Agustus 2026.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan promo ini menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan perjalanan yang lebih terjangkau sekaligus mengajak masyarakat merayakan momentum kemerdekaan dengan menggunakan transportasi publik.

“Pada Hari Kemerdekaan, KAI ingin semakin banyak masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan kereta api dan merayakan kebersamaan sebagai bangsa,” ujar As’ad.

Tiket promo dapat dibeli mulai 14 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB hingga 17 Agustus 2026 pukul 24.00 WIB. Promo hanya berlaku untuk keberangkatan pada 17 Agustus 2026 pukul 00.01 hingga 24.00 WIB.

Pembelian tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Adapun kereta api ekonomi komersial dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 5 Purwokerto yang masuk dalam program promo meliputi KA Cakrabuana relasi Purwokerto-Gambir, KA Logawa relasi Purwokerto-Ketapang, KA Malioboro Ekspres dan Kertanegara relasi Purwokerto-Malang, serta KA Kamandaka relasi Purwokerto-Semarang Tawang dan Cilacap-Semarang Tawang.

Selain itu, promo berlaku untuk KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Solo Balapan dan Cilacap-Yogyakarta, KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Ketapang, KA Sancaka Utara relasi Cilacap-Surabaya Pasarturi, serta KA Sawunggalih relasi Kutoarjo-Pasar Senen.

As’ad mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak awal dan memperhatikan jadwal keberangkatan serta ketentuan promo sebelum melakukan transaksi.

Menurutnya, perjalanan dengan kereta api pada momentum kemerdekaan diharapkan dapat menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, baik untuk bertemu keluarga, bekerja, berwisata maupun mengikuti berbagai kegiatan peringatan HUT ke-81 RI.

“Semoga perjalanan dengan kereta api pada 17 Agustus menjadi bagian dari pengalaman merayakan Kemerdekaan. Dari perjalanan antarkota hingga mobilitas harian, kami ingin semangat Indonesia terus hadir dan terhubung bersama masyarakat,” katanya.

Berita terkait

Jubir Pemkot Ambon : Penanganan Korban Pohon Tumbang April 2026 Dilakukan Sesuai Mekanisme

Jubir Pemkot Ambon : Penanganan Korban Pohon Tumbang April 2026 Dilakukan Sesuai Mekanisme

Ambon-Spektroom: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan penjelasan terkait penanganan korban peristiwa pohon tumbang di kawasan Tantui, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, akibat cuaca ekstrim pada April 2026. Juru Bicara Pemkot Ambon, Ronald Lekransy, kepada Spektroom mengatakan, pemerintah sejak awal telah mengambil langkah penanganan terhadap korban dan keluarganya

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
RAPBD 2027 Sawahlunto Dimatangkan, Disparpora Fokuskan Anggaran pada Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga

RAPBD 2027 Sawahlunto Dimatangkan, Disparpora Fokuskan Anggaran pada Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga

Sawahlunto-Spektroom : Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Sawahlunto mulai mematangkan rancangan program dan kebutuhan anggaran untuk Tahun Anggaran 2027. Pembahasan dilakukan melalui rapat penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027, Rabu (11/8/2026) di Simfes Meeting Room, Sawahlunto. Rapat tersebut dipimpin langsung Kepala Disparpora Kota Sawahlunto,

Riswan Idris, Rafles
Cegah Tindak Pidana Perdagangan Orang, NTB Bangun Kolaborasi dengan Parinama Astha

Cegah Tindak Pidana Perdagangan Orang, NTB Bangun Kolaborasi dengan Parinama Astha

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Yayasan Parinama Astha (ParTha) menyiapkan model pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dimulai dari akar persoalan: kemiskinan, kerentanan ekonomi, migrasi tidak aman, hingga lemahnya perlindungan keluarga pekerja migran. Model tersebut dirancang tidak hanya untuk menangani korban setelah TPPO terjadi, tetapi mencegah kerentanan

Marsam Putrangga, Julianto