Lantik 12 Pejabat Eselon II, Tekankan ASN Harus Jadi Pelayan Masyarakat

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Tekankan ASN Harus Jadi Pelayan Masyarakat
Bupati Ketapang Alexander Wilyo melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) serta sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Foto: M.Saad.

Ketapang-Spektroom : Bupati Ketapang Alexander Wilyo melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) serta sejumlah pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, Jumat (19/06/2026).

Pelantikan yang berlangsung di ruang rapat utama lantai III Kantor Bupati Ketapang itu merupakan bagian dari penyegaran birokrasi sekaligus tindak lanjut hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (open bidding) yang telah dilaksanakan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Alexander menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) harus menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Menurutnya, ASN dituntut mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“ASN Ketapang ini harus jadi pelayan masyarakat. Yang sulit dipermudah, bagaimana caranya, yang jauh kita dekatkan. Itu tugas utama kita,” tegas Alexander.

Ia mengatakan, rotasi dan pengisian jabatan strategis ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan publik di Kabupaten Ketapang.

Sejumlah posisi strategis mengalami pergantian. Rio Marisa dipercaya memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sementara David dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Selain itu, Yudhi Agus Kurniawan menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Eko Harfiyanto sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Tarsius sebagai Kepala Dinas Perdagangan.

Pada jajaran staf ahli, Nikodimus Erpan dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Sementara Mintaria mengemban tugas sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Perubahan juga terjadi pada sejumlah lembaga strategis daerah. Remanus Romawi ditunjuk sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Antonius Bobby menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pitriyadi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Wahyudin sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, serta Uti Royten sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Ketapang juga melantik pejabat pada RSUD Pangeran Ratu Kusuma Anom Ketapang yang kini menjadi perangkat daerah baru. Ismail dipercaya sebagai Direktur RSUD, didampingi Ryan Borneowanto sebagai Kepala Seksi Pelayanan Medis dan Asuhan Keperawatan, Hery Sutanto sebagai Kepala Seksi Penunjang Medis dan Non Medis, serta Alexander sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha.

Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, serta menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Berita terkait

Kunjungi Tanimbar, Kapolda Maluku Kawal Kesiapan Groundbreaking Blok Masela, Tegaskan Komitmen Jaga Investasi Strategis Nasional

Kunjungi Tanimbar, Kapolda Maluku Kawal Kesiapan Groundbreaking Blok Masela, Tegaskan Komitmen Jaga Investasi Strategis Nasional

Ambon–Spektroom: Menjelang pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela yang dijadwalkan pada akhir Juni 2026, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto, turun ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk memastikan kesiapan pengamanan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat guna menjamin kelancaran salah satu proyek energi terbesar di Indonesia. Kunjungan

Eva Moenandar, Bian Pamungkas