Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional Hadir di Sekolah Rakyat Jember

Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional Hadir di Sekolah Rakyat Jember
Lapangan Sepak Bola SR Jember standar internasional (birkom PU)

Jember — Spektroom : Hamparan rumput hijau mulai menutup permukaan lapangan sepak bola yang berada di kawasan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember, Jawa Timur. Di tengah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, fasilitas olahraga tersebut menjadi salah satu elemen yang paling menonjol dari kompleks pendidikan seluas 7,4 hektare itu.

Tidak banyak Sekolah Rakyat yang memiliki lapangan sepak bola berukuran penuh. Ketersediaan lahan di kompleks Sekolah Rakyat Jember memungkinkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan lapangan berukuran 105 x 68 meter yang mengacu pada standar FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional).

Di sekeliling lapangan, dibangun jogging track dengan lebar standar internasional yang dilengkapi lapisan karet (rubber). Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan seluruh siswa untuk aktivitas olahraga sehari-hari. Lapangan ini dibangun bukan sekadar sebagai sarana olahraga, tetapi juga dirancang untuk memberi ruang bagi para siswa mengembangkan bakat, membangun karakter, sekaligus membiasakan pola hidup sehat sejak dini.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa percepatan pembangunan Sekolah Rakyat harus tetap mengedepankan mutu konstruksi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Paling penting, kualitas bukan sesuatu yang boleh dikorbankan. Saya paling anti mengorbankan kualitas, apapun yang terjadi, bangunan Sekolah Rakyat ini harus bertahan lama,” kata Menteri Dody melalui berita resminya, Selasa (9/6/2026)

Lapangan tersebut dilengkapi sistem drainase berlapis yang dirancang sesuai standar teknis lapangan sepak bola internasional sehingga mampu menjaga kualitas permukaan lapangan dalam berbagai kondisi cuaca. Selain itu, rumput yang digunakan merupakan jenis matrella yang mendukung kenyamanan dan keamanan aktivitas olahraga.

Kehadiran lapangan sepak bola berstandar internasional menjadi simbol bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada penyediaan ruang belajar. Kawasan ini dirancang sebagai lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh, baik dari sisi akademik, sosial, maupun fisik.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai kontrak sebesar Rp221,99 miliar. Project Manager PT Nindya Karya Aryansah Pratama Putra mengatakan lapangan sepak bola dan jogging track Sekolah Rakyat Kabupaten Jember ditargetkan selesai pada pekan ini.

“Kenapa bisa dikatakan standar internasional, jadi dimensi lapangan sepak bola sesuai dengan standar FIFA, sistem drainase juga sudah sesuai standar yang diterapkan FIFA, material rumputnya, dan juga jogging track dengan lebar sesuai standar internasional,” kata Willy.

Kementerian PU bersama kontraktor pelaksana mengerahkan sekitar 1.000 pekerja dan sejumlah alat berat guna menyelesaikan pekerjaan bangunan maupun penataan kawasan. Kelengkapan furniture atau meubelair untuk ruang kelas dan asrama juga sudah mulai dirakit setelah sebagian besar telah tiba di lokasi.

Sekolah Rakyat Kabupaten Jember ditargetkan mampu menampung sekitar 1.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA dengan total 36 rombongan belajar. Kompleks sekolah ini tidak hanya dilengkapi ruang belajar, asrama, dan lapangan sepak bola, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang seperti rusun guru, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, lapangan basket, lapangan upacara, kantin, hingga area terbuka yang mendukung aktivitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa.

Berita terkait

Penanganan Sungai Batang Baliang Solok  Dipercepat Melalui Tiga Segmen Prioritas

Penanganan Sungai Batang Baliang Solok  Dipercepat Melalui Tiga Segmen Prioritas

Padang – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan tanggap darurat pascabanjir bandang Sungai Batang Baliang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dengan membagi pekerjaan ke dalam tiga segmen prioritas. Penanganan dilakukan dari hulu hingga hilir sungai, dengan fokus pada pembukaan alur, pembersihan material debris, pengendalian genangan, serta perkuatan tebing di lokasi

Nurana Diah Dhayanti
Perayaan Maulid Nabi dan Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026 di Masjid Raya Al-Bakrie

Perayaan Maulid Nabi dan Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026 di Masjid Raya Al-Bakrie

Bandarlampung - Spektroom: Pembangunan Lampung tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan, dan gedung. Menurutnya, pembangunan manusia, terutama pembentukan generasi yang memiliki iman dan akhlak, menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi emas. Hal itu disampaikan Gubernur Mirza pada Perayaan Maulid Nabi sekaligus penutupan Maulid Arbain Lampung 2026

Anggoro AP
MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana Dengan Tema Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua

MUI Kalsel Gelar Dialog Mitigasi Bencana Dengan Tema Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua

Banjarmasin-Spektroom : Menghadirkan sejumlah narasumber yang mengerti permasalahan lingkungan, MUI Kalsel, Bidang Kerukunan Umat Beragama, menggelar dialog lingkungan di sebuah restoran, Sabtu, 26 September 2026. Tema yang diangkat, “Agama dan Kerusakan Lingkungan di Banua”, menghadirkan Raden Rafiq Sepdian (Ditektur Walhi Kalsel); Anang Suriani (Tokoh Adat Dayak Pitap); M. Syaripuddin (Anggota DPRD

Junaidi, Anggoro AP
Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, Kemenag Perkuat Fungsi Sosial dan Ekonomi

Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, Kemenag Perkuat Fungsi Sosial dan Ekonomi

Jakarta — Spektroom: Masjid diharapkan tidak berhenti sebagai ruang ibadah, tetapi tumbuh menjadi pusat pemberdayaan yang menyentuh langsung kehidupan jamaah. Fungsi itu mencakup penguatan ekonomi, kepedulian lingkungan, hingga penyediaan layanan yang ramah bagi anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Abu Rokhmad mengatakan, pemberdayaan rumah ibadah

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
ссс