Lepas Penyuluh Pertanian, Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Lampung

Lepas Penyuluh Pertanian, Dorong Peningkatan Produktivitas Pertanian Lampung
Empat puluh 2 Penyuluh Pertanian Lampung bertugas di Kementan ( Foto: Dinas KPTPH Lampung).

Spektroom - Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekubang Bani Ispriyanto melepas 42 penyuluh pertanian untuk bertugas di Kementerian Pertanian (Kementan).

Pelepasan penyuluh pertanian tersebut berlangsung di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Lampung pada Selasa (6/1/2026).

Staf Ahli Gubernur Bani Ispriyanto menyampaikan dukungan penuh terhadap penugasan 42 penyuluh tersebut.

Bani Ispriyanto juga menyebut langkah ini sebagai tindak lanjut instruksi presiden terkait percepatan swasembada pangan nasional.

“Penyuluh diharapkan menjadi jembatan efektif antara pemerintah pusat dan daerah, serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian Lampung," kata Bani.

Bani menambahkan, sejumlah program unggulan Pemprov Lampung membutuhkan peran aktif penyuluh agar implementasinya tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sementara sebelumnya dalam laporannya, Kepala Dinas KPTPH, Elvira Umihanni mengatakan dengan bertugas di Kementerian Pertanian, para penyuluh pertanian tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Lampung sebagai salah satu lumbung pangan Indonesia.

Penugasan tersebut, terus Elvira, merupakan bagian dari upaya percepatan program nasional ketahanan dan swasembada pangan yang tengah digencarkan oleh pemerintah pusat.

"Penyuluh pertanian memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan sektor pangan, sekaligus agen perubahan yang berperan langsung dalam mendampingi petani di lapangan." ujarnya menjelaskan.

Melalui penugasan ini, para penyuluh diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi pendampingan, tetapi juga memastikan kebijakan serta inovasi pertanian dapat diterapkan secara nyata dan berdampak pada peningkatan produksi serta kesejahteraan petani.

Menurutnya, kolaborasi antara Pemprov Lampung dan Kementan semakin penting untuk menyelaraskan program prioritas seperti distribusi pupuk cair, penggunaan teknologi pertanian, dan penguatan produksi pangan daerah.

Untuk diketahui ke 42 Penyuluh Pertanian Lampung tersebut terdiri Penyuluh PNS 17 orang dan 25 Penyuluh PPPK.

Mereka akan menjalankan tugas pendampingan dan penguatan program pertanian sesuai arahan Kementerian Pertanian.

Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan akan terus mengawal kinerja para penyuluh tersebut, sekaligus memperkuat koordinasi lintas level pemerintahan.

Langkah ini diharapkan tidak hanya menopang agenda swasembada pangan nasional, tetapi juga memperkokoh sektor pertanian sebagai penopang utama ekonomi daerah.(@Ng)

Berita terkait

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Lestarikan Permainan Tradisional di tengah Gempuran Modernisasi, Bengkalis Gelar Festival Layang - Layang Wau Laksamana

Spektroom – Festival Layang-Layang Wau Bengkalis yang diselenggarakan Pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wau Bengkalis (PLWB), di Pasir Andam Dewi Bengkalis, Sabtu (31/1/ 2026) diikuti 100 peserta pelajar dan 100 peserta umum. Festival yang akan berlangsung hingga Minggu (1/2/2026) melombakan kategori Layang-Layang Wau Kurau Jantan dan Betina, serta tambahan kategori

Salman Nurmin