Libur Nataru, Okupansi Hotel DIY Tinggi Namun Reservasi 30–31 Desember Masih Lesu

Libur Nataru, Okupansi Hotel DIY Tinggi Namun Reservasi 30–31 Desember Masih Lesu
Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono tingkat hunian hotel akhir tahun di Yogyakarta sepi (Foto : Fatmawati)

Spektroom - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat tingkat reservasi hotel pada 30–31 Desember 2025 masih tergolong lesu. Meski demikian, secara umum tingkat hunian hotel selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dinilai cukup memuaskan.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, menjelaskan rendahnya reservasi pada tanggal tersebut dipengaruhi tren baru wisatawan yang memilih datang langsung ke hotel tanpa melakukan pemesanan terlebih dahulu.

“Reservasi tanggal 29 sampai 31 Desember per 28 Desember rata-rata se-DIY masih di angka 40–60 persen. Dominasi tertinggi masih di kawasan Malioboro sekitar 75 persen. Untuk tanggal 30–31 Desember, kamar hotel di DIY masih cukup banyak tersedia,” ujar Deddy, Senin (29/12/2025).

Menurutnya, banyak wisatawan kini memilih memesan kamar secara langsung saat tiba di lokasi. Padahal, PHRI tetap menyarankan reservasi lebih awal guna menghindari kehabisan kamar sekaligus mencegah kepadatan lalu lintas akibat wisatawan berkeliling mencari penginapan.

Selain faktor tersebut, Deddy juga menyoroti maraknya penggunaan akomodasi ilegal yang tidak tercatat secara resmi, seperti indekos yang dialih fungsikan menjadi penginapan harian, homestay, apartemen, hingga vila tanpa izin.

“Ini menjadi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena okupansinya tidak tercatat secara resmi,” tegasnya.

Tren wisatawan tanpa reservasi, lanjut Deddy, sudah terasa sejak awal libur Nataru. Meski reservasi tampak rendah, data okupansi menunjukkan tingkat hunian justru cukup tinggi.

“Okupansi tanggal 26–28 Desember rata-rata se-DIY mencapai 80 persen. Untuk Kota Yogyakarta dan Sleman bahkan di kisaran 85–90 persen. Angka ini merata baik untuk hotel berbintang maupun non bintang,” jelasnya.

Humas hotel tugu Yogyakarta Yopi tingkat hunian hotelnya saat ini mencapai 80 persen (Foto : Fatmawati).

Sementara itu, Humas Hotel Tugu Yogyakarta, Yopi, menyebut tingkat hunian di Hotel Tugu saat ini telah mencapai 80 persen. Mayoritas tamu berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jakarta.

“Banyak tamu yang datang langsung memesan kamar tanpa melalui pemesanan online,” ungkapnya.

Ia berharap tingkat hunian pada 30–31 Desember 2025 dapat terus meningkat.

Penulis. : Fatmawati
Editor. : Biantoro

Berita terkait

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Kampung Quran di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Program ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat, serta akan dikembangkan sebagai percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. "Kami ingin Kampung Qur&

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan siap menjadi daerah penyangga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain menyiapkan puluhan arena pertandingan, Jakarta juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp166 miliar untuk meningkatkan kualitas venue

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Banyumas – Spektroom Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pasar Murah dan UMKM di Kelurahan Kranji, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Kantor

Bian Pamungkas
ссс