Listrik Terangi Desa Manggang, Warga Haru Menyambut Harapan Baru
Landak -Spektroom — Desa Manggang, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, akhirnya menyala, Selasa (07/04/2026). Cahaya lampu pertama dari PLN bukan sekadar penerangan, tapi simbol perubahan yang lama dinanti warga.
Suasana haru mewarnai penyalaan simbolis di Gereja Santo Markus dan Gereja GKBI. Beberapa tersenyum lebar, yang lain meneteskan air mata. Anak-anak kini bisa belajar lebih lama, pelaku usaha mendapat peluang baru, dan aktivitas sosial desa semakin hidup.
Anggota DPR RI Kalimantan Barat 1, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, menyebut listrik sebagai wujud pemerataan pembangunan.
“Ini simbol kemajuan dan harapan, manfaatnya akan dirasakan untuk pendidikan, ekonomi, dan sosial,” ujarnya.
Polsek Mandor mengawal momen ini agar berjalan aman, sementara PLN menegaskan komitmen menghadirkan listrik hingga pelosok. General Manager PLN UID Kalbar mengatakan, “Kami berharap listrik di Manggang mendorong pertumbuhan desa dan meningkatkan kesejahteraan warga.”
Kini, malam di Manggang tak lagi gelap. Lampu yang menyala membawa lebih dari cahaya: ia menghadirkan rasa percaya diri dan harapan bahwa desa mereka tak lagi tertinggal.