Longsor Lateri Ancam Warga, Pemkot Ambon Siapkan Pembangunan Talud

Longsor Lateri Ancam Warga, Pemkot Ambon Siapkan Pembangunan Talud
Sekot Ambon bersama Kadis kominfo dan pimpinan OPD terkait saat program Walikota Jumpa Rakyat (WAJAR), Jumat (22/5/2026) di Ruang ULA Balai Kota Ambon. (Foto: Eva M/Spektroom)

Ambon-Spektroom : Ancaman longsor susulan di kawasan BTN Lateri 2, Kelurahan Lateri, Kecamatan Baguala, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Ambon dalam agenda Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR), Jumat (22/5/2026), di Ruang ULA Balai Kota Ambon.

Forum yang dihadiri Penjabat Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Ronald H. Lekransy, serta pimpinan OPD terkait itu diwarnai keluhan warga yang meminta langkah cepat pemerintah menyusul kondisi lereng yang masih rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan, menegaskan bahwa penanganan darurat telah dilakukan sejak bencana terjadi. Bahkan, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, turun langsung meninjau lokasi dan meminta percepatan penanganan demi keselamatan warga terdampak.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah pemasangan terpal untuk menahan tanah agar air hujan tidak membawa sedimentasi turun ke rumah warga, karena jarak longsoran dengan permukiman sangat dekat,” ujar Frits.

Selain pemasangan terpal, BPBD bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga telah melakukan pembersihan material longsor secara manual. Namun, pemerintah mengakui solusi permanen hanya bisa diwujudkan melalui pembangunan talud penahan tanah.

Hasil perhitungan teknis Dinas PUPR menunjukkan kebutuhan pembangunan talud setinggi enam meter dengan panjang 25 meter membutuhkan anggaran sebesar Rp279 juta.

Besarnya kebutuhan dana itu menjadi tantangan tersendiri di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Penjabat Sekkot Ambon Robby Sapulette meminta warga bersabar sembari pemerintah mengkaji langkah terbaik agar pembangunan pengaman lereng bisa segera direalisasikan.

“Keselamatan warga tetap menjadi prioritas. Namun, kondisi anggaran harus menjadi pertimbangan. Ini juga menjadi evaluasi penting bagi Pemkot untuk memperketat pengawasan terhadap pengembang, terutama terkait kewajiban membangun retaining wall atau tembok penahan,” tegas Sapulette.

Pernyataan itu sekaligus menyoroti dugaan kelalaian pihak developer yang dinilai belum memenuhi tanggung jawab mitigasi risiko di kawasan permukiman tersebut.

Diketahui, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta telah meninjau langsung lokasi longsor pada 29 April 2026 untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat dan kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi.

Kini, warga BTN Lateri 2 berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada penanganan darurat, tetapi berlanjut pada pembangunan perlindungan permanen agar mereka dapat kembali merasa aman tinggal di rumah sendiri. (EM)

Berita terkait

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Pangdam XV/Pattimura Luncurkan Program Emas Hijau, Tanam Sejuta Pohon Sukun Perkuat Ketahanan Pangan

Ambon-Spektroom : Kodam XV/Pattimura kembali memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui penanaman pohon sukun secara masif. Kegiatan Launching Penanaman Sejuta Pohon Sukun ini digelar di kawasan Bukit Paralayang, Ambon, pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan penanaman ini dilaksanakan serentak di jajaran Kodam XV/Pattimura. Acara

Eva Moenandar, Julianto
Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
ссс