LPSK Perkuat Perlindungan Saksi dan Korban di Jawa Timur, Diawali Kolaborasi Dengan Banyuwangi

LPSK Perkuat Perlindungan Saksi dan Korban di Jawa Timur, Diawali Kolaborasi Dengan Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani (kedua dari kiri). (foto: diskominfo Banyuwangi)

Spektroom – Kabupaten Banyuwangi menjadi daerah pertama yang digandeng oleh LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) dalam upaya penguatan akses terhadap perlindungan saksi dan korban tindak kejahatan. Kegiatan itu mengawali upaya LPSK dalam membangun kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur.

Sebagai tahap awal kolaborasi dilaksanakan lewat kegiatan sosialisasi terkait tugas, fungsi dan penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) dan mitra kerja. Mereka terdiri atas  para Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Banyuwangi, mitra layanan (LBH), para kepala desa se Banyuwangi hingga unsur OPD Banyuwangi. Kegiatan tersebut turut dhadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati Mujiono.

Sekjen LPSK Sriyana mengatakan sosialisasi ini adalah salah satu upaya LPSK memperkuat koordinasi perlindungan saksi dan korban bersama mitra aparat penegak hukum, Kementerian/Lembaga, serta penyedia layanan lainnya di wilayah Banyuwangi.

"Acara sosialisasi dan penguatan koordinasi ini dalam rangka penguatan layanan terpadu Saksi dan Korban Tindak pidana dalam hal penanganan, perlindungan, hingga pemulihan," kata Sriyana di Kantor Pemkab Banyuwangi, Kamis (27/11/2025).

Sriyana menyebutkan masih banyak layanan perlindungan yang harus diperkuat, di antaranya perlindungan atas keamanan, pemberian bantuan, dan memfasilitasi ganti kerugian.

Wakil Ketua LPSK Susilaningtias menambahkan dengan sosialisasi ini diharapkan para peserta lebih mengenal dan memahami LPSK. LPSK merupakan Lembaga bisa memberi perlindungan bagi masyarakat yang menjadi saksi dan korban tindak pidana.  

“Perlindungan kita berikan agar masyarakat berani bersuara. LPSK akan melindungi secara penuh baik adanya ancaman fisik dan psikologis,” ungkapnya.

Sementara itu terkait jumlah permohonan perlindungan LPSK dari wilayah Jawa Timur, pada tahun 2024 LPSK menerima 649 permohonan, tahun 2025 (hingga 26 November) menjadi 1.187, meningkat 54 persen, dengan menempati urutan ketiga tertinggi secara nasional setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat. 

“Banyuwangi sendiri hanya lima permohonan, Alhamdulillah tidak banyak semoga ini pertanda bahwa Banyuwangi aman dan kondusif,”  ujar Susilaningtias.

Sementara Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan Banyuwangi siap berkolaborasi mewujudkan perlindungan saksi dan korban di wilayah Banyuwangi. Sosialsiasi bukan hanya penguatan pemahaman, tapi sinergi dan sinkronisasi agar keadilan bisa terwujud.

"Pemerintah Banyuwangi siap menjadi mitra dan proaktif agar saksi dan korban dapat merasa aman, terlindungi dan terjamin hak-haknya," tegas Mujiono.

Mujiono juga berharap LPSK bisa membuka perwakilan di Banyuwangi. Agar masyarakat bisa menerima manfaat langsung dan semakin cepat dan mudah mengakses layanan LPSK. “Pemkab siap mendukung untuk realisasi kantor LPSK di Banyuwangi,” pungkas Mujiono. (Yul)

Berita terkait

Daop 6 Yogyakarta Dukung Penutupan Puluhan Perlintasan Liar Demi Keselamatan

Daop 6 Yogyakarta Dukung Penutupan Puluhan Perlintasan Liar Demi Keselamatan

Yogyakarta – Spektroom PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mendukung langkah pemerintah dalam menutup perlintasan liar di wilayah operasionalnya. Sepanjang periode 2023 hingga Mei 2026, sebanyak 38 perlintasan liar telah ditutup sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Kondisi Darurat Sampah Sungai, Pemkab Pekalongan Siap Bekerjasama dengan Komunitas Sungai Watch

Kondisi Darurat Sampah Sungai, Pemkab Pekalongan Siap Bekerjasama dengan Komunitas Sungai Watch

Pekalongan-Spektroom: Menilai kondisi persampahan di wilayahnya semakin memprihatinkan dan membutuhkan penangan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyatakan siap menggandeng komunitas lingkungan internasional Sungai Watch untuk menangani persoalan sampah sungai di wilayah Pantura. Komitmen itu disampaikan Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, saat mengikuti kegiatan Gerakan Penyelamatan Sungai bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Pemprov Kepri Terus Mengkampanyekan Semangat Menjaga Kebersihan dan Keindahan Destinasi Wisata Melalui GWB dan Indonesia ASRI

Pemprov Kepri Terus Mengkampanyekan Semangat Menjaga Kebersihan dan Keindahan Destinasi Wisata Melalui GWB dan Indonesia ASRI

Tanjungpinang-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Pariwisata terus menggencarkan semangat kebersihan dan keindahan destinasi wisata melalui Gerakan Wisata Bersih (GWB) dan Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI). Kegiatan ini merupakan program nasional  dilangsungkan di kawasan Balai Adat dan Pesisir Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kamis (7/5/

Desmawati, Rafles