Mabicab dan Pengurus Kwarcab Banyumas Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik
Purwokerto–Spektroom: Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti resmi dilantik sebagai Ketua dan Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Banyumas untuk masa bakti 2026–2031.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Kwartir Daerah Jawa Tengah S. Budi Prayitno, Selasa (19/5/2026).di Pendopo Si Panji, Purwokerto.
Usai pelantikan Mabicab, Ketua Mabicab Banyumas Sadewo Tri Lastiono melantik jajaran Pengurus Kwartir Cabang Banyumas serta Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarcab Banyumas masa bakti 2026–2031. Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Agus Nur Hadie.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Acara dihadiri para pengurus, andalan, pembina Pramuka, serta tamu undangan dari berbagai unsur Gerakan Pramuka, termasuk Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Kwartir Daerah Jawa Tengah Nomor 71 Tahun 2026 tentang Pengesahan Mabicab dan Pengurus Kwarcab Banyumas, serta Surat Keputusan Nomor 072 tentang Susunan Pengurus dan Andalan Kwarcab Banyumas Masa Bakti 2026–2031.
Dalam sambutannya, Sadewo Tri Lastiono menegaskan pentingnya menjaga amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Ia optimistis Gerakan Pramuka Banyumas akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan generasi muda.
Menurutnya, prestasi Kwarcab Banyumas sebagai Kwarcab tergiat selama 35 tahun berturut-turut menjadi bukti nyata konsistensi dan soliditas seluruh elemen Gerakan Pramuka di daerah tersebut. Ia juga menyoroti capaian lebih dari 41 ribu Pramuka Garuda serta keberhasilan meraih Rekor MURI melalui program Pramuka Garuda Cinta Bangga Paham Rupiah.
“Generasi Pramuka harus selalu semangat dan trengginas. Kwarcab Banyumas siap menyongsong Indonesia Emas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Jawa Tengah S. Budi Prayitno menyampaikan apresiasi atas konsistensi Gerakan Pramuka Banyumas. Ia menilai Banyumas memiliki kekuatan regenerasi kepemimpinan yang baik, dukungan penuh dari Mabicab, serta karakter budaya “Bawor” yang menjunjung kejujuran, keterbukaan, dan semangat gotong royong.
Selain itu, ia mendorong Kwarcab Banyumas untuk terus berinovasi melalui digitalisasi kegiatan kepramukaan agar semakin relevan dengan kebutuhan Generasi Z dan Generasi Alfa.
“Kwarcab Banyumas diharapkan mampu menjadi pelopor dan juara dalam digitalisasi kepramukaan sehingga informasi dan kegiatan Pramuka semakin mudah diakses masyarakat,” pungkasnya.