Mahasiswa Internasional Unsoed Kenalkan ASEAN kepada Pelajar di Purwokerto

Mahasiswa Internasional Unsoed Kenalkan ASEAN kepada Pelajar di Purwokerto
Untuk menarik minat siswa, materi ASEAN disampaikan melalui berbagai metode interaktif seperti permainan edukatif, kuis, puzzle, dll. (Foto : Humas. Unsoed).

Purwokerto – Spektroom : Sejumlah mahasiswa internasional dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terlibat dalam program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Literasi ASEAN yang digelar pada 9–12 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Unsoed, Universitas Indonesia (UI), dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI).
Program tersebut bertujuan memperkenalkan ASEAN kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap kawasan Asia Tenggara atau we feeling ASEAN.

Kegiatan didanai melalui hibah World Class University EQUITY Inbound Scheme 2025–2026 dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial UI serta mendapat dukungan dari ASEAN Study Center FISIP UI.

Tim pengabdian dari Unsoed dipimpin oleh Dr. Elpeni Fitrah, sedangkan tim UI diketuai Yuni S. Intarti, M.Si. Adapun perwakilan Kemlu RI dalam kegiatan tersebut adalah Berhan A. Muqtadir, S.H., LL.M.

Sebanyak sembilan mahasiswa internasional Unsoed turut berpartisipasi, berasal dari berbagai negara, yakni Zimbabwe, Vietnam, Tanzania, Pakistan, Botswana, Thailand, Afghanistan, Ghana, dan Tajikistan. Kehadiran mereka memberikan nuansa pembelajaran lintas budaya yang menarik bagi para siswa.

Selama empat hari pelaksanaan, tim mengunjungi lima sekolah di Purwokerto dan sekitarnya, yaitu SMA Negeri 2 Purwokerto, SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah, SMK Telkom Purwokerto, SMP Karanglewas, dan SD IT Al Irsyad 02.

Untuk menarik minat siswa, materi ASEAN disampaikan melalui berbagai metode interaktif seperti permainan edukatif, kuis, puzzle, hingga kegiatan bernyanyi bersama. Pendekatan tersebut membuat para pelajar lebih mudah memahami konsep ASEAN dan pentingnya kerja sama regional.

Ketua tim pengabdian Unsoed, Dr. Elpeni Fitrah, mengatakan kegiatan ini tidak hanya mengenalkan ASEAN kepada siswa, tetapi juga membangun kesadaran bahwa mereka merupakan bagian dari komunitas kawasan yang lebih luas.

“Kami ingin para siswa memahami bahwa mereka memiliki rumah besar bersama yang bernama ASEAN. Harapannya, sejak dini tumbuh rasa memiliki dan kepedulian terhadap kawasan ini,” ujarnya.

Sementara itu, mahasiswa internasional asal Thailand, Fahmisabila Doloh, mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama berinteraksi dengan para pelajar. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperluas wawasan siswa, tetapi juga menjadi sarana belajar dan mempererat hubungan antar budaya.

Melalui program ini, Unsoed menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi kampus sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ASEAN dengan melibatkan mahasiswa internasional sebagai duta persahabatan dan pembelajaran lintas budaya.

Berita terkait

Bodewin Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan, Ambon Tengah Hadapi Cuaca Kering

Bodewin Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan, Ambon Tengah Hadapi Cuaca Kering

Ambon-Spektroom : Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca panas dan kering yang berpotensi memicu kebakaran hutan serta mengganggu ketersediaan air bersih di Kota Ambon. Peringatan tersebut disampaikan Bodewin kepada wartawan usai peluncuran penyaluran bantuan pangan di Gudang Bulog Maluku, Halong, Kota Ambon,

Eva Moenandar, Rafles
Ditengah Efisiensi Anggaran, Pemko Sawahlunto Percepat Perbaikan 16 Ruas Jalan Senilai Rp34,04 Miliar

Ditengah Efisiensi Anggaran, Pemko Sawahlunto Percepat Perbaikan 16 Ruas Jalan Senilai Rp34,04 Miliar

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto tetap menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang menekan ruang fiskal pemerintah daerah. Pada 2026, sebanyak 16 paket pekerjaan peningkatan ruas jalan disiapkan dengan total anggaran sekitar Rp34,04 miliar. Pekerjaan tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Silungkang, Lembah Segar, Barangin, dan Talawi.

Riswan Idris, Rafles
Kemenag Sawahlunto Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Guru Diminta Hadirkan Pendidikan yang Memanusiakan

Kemenag Sawahlunto Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Guru Diminta Hadirkan Pendidikan yang Memanusiakan

Sawahlunto-Spektroom : Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui pembinaan guru madrasah yang digelar di Aula Kemenag Kota Sawahlunto, Rabu (12/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti kepala madrasah dan guru madrasah se-Kota Sawahlunto. Pembinaan diarahkan untuk memperkuat pemahaman sekaligus praktik KBC agar tidak berhenti sebagai

Riswan Idris, Rafles
ссс