Mahasiswa UNEJ Gagas Inovasi Platform Digital berbasis AI-Blockchain guna Berdayakan UMKM
Inovasi bisnis masa kini tidak boleh hanya berfokus pada profitabilitas jangka pendek, melainkan harus memiliki nilai keberlanjutan dan daya guna sosial.
Jember-Spektroom : Tim mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) merumuskan gagasan inovatif berkelanjutan, guna menjawab tantangan tentang optimalisasi potensi perekonomian daerah. Hasil gagasan itu diberi nama ArDiginova, yakni platform pendampingan digital UMKM berbasis kecerdasan buatan/AI dan blockchain. Platform ArDiginova ini, dirancang untuk memecahkan dua kendala utama UMKM dan startup lokal: akses permodalan yang transparan serta literasi keuangan-digital yang masih terbatas.
ArDiginova memanfaatkan teknologi blockchain untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan pencatatan transaksi yang tidak dapat dimanipulasi (immutable) guna meningkatkan kepercayaan investor. Platform ini juga dilengkapi AI Assistant interaktif yang bertindak sebagai mentor virtual pelaku usaha dalam mengelola pembukuan keuangan, analisis pasar, serta panduan pengembangan bisnis sesuai tahap pertumbuhan masing-masing UMKM.

Hasan menegaskan bahwa inovasi bisnis masa kini tidak boleh hanya berfokus pada profitabilitas jangka pendek, melainkan harus memiliki nilai keberlanjutan (sustainability) dan daya guna sosial.
“Untuk menciptakan bisnis yang berkelanjutan, pengusaha muda dan pelaku UMKM harus memahami manajemen keuangan yang sehat serta responsif memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan efisiensi dan kualitas produk,” katanya, selasa (27/10/2026).
Ke depan, tim mahasiswa UNEJ berharap rancangan gagasan ArDiginova ini tidak berhenti sebagai model konsep semata, melainkan dapat diimplementasikan secara riil melalui kolaborasi strategis bersama pemerintah daerah, dunia industri, dan lembaga pendukung inkubasi bisnis.
Berkat keunggulan dan dampak sosial dari gagasan tersebut, tim yang terdiri dari Hasan Asari bersama Nafira Zahra Aulia Azizah Ramadhani (Prodi Akuntansi FEB UNEJ) ini sukses mencuri perhatian dalam ajang kompetisi ide bisnis dan esai tingkat nasional NEIRA 3 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dengan memboyong Bronze Medal pada babak final yang berlangsung pada Agustus 2026 lalu.
“Sebagai mahasiswa, kita harus mencoba peluang sekecil apa pun untuk menciptakan perubahan dan memberi dampak nyata. Kami berharap gagasan ini mendapatkan dukungan komprehensif agar dapat dihilirisasi dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat pesisir serta pelaku UMKM,” pungkas Hasan. (Sumber: humas unej)